Jasad teroris yang tewas di Tandes dipindahkan ke kontainer freezer
Jasad teroris yang tewas di Tandes dipindahkan ke kontainer freezer. Petugas dengan persenjataan lengkap mengawal proses pemindahan jenazah. Meski tidak terlalu jauh, pemindahan dilakukan menggunakan mobil ambulans yang telah disediakan.
Jasad terduga teroris Dedy Sulistianto yang tewas ditembak Densus 88 di Jalan Sikatan, Tandes, Surabaya sekitar pukul 20.30 WIB dimasukkan ke kontainer freezer. Jasad dalam kantong dipindahkan dari kamar jenazah ke kontainer freezer yang berjarak sekitar 20 meter.
Jenazah yang tiba sekitar pukul 18.00 WIB dari lokasi kejadian, awalnya langsung dibawa masuk ke ruang jenazah. Sekitar 2,5 jam kemudian dipindahkan ke freezer yang dalam bentuk kontainer.
Petugas dengan persenjataan lengkap mengawal proses pemindahan jenazah. Meski tidak terlalu jauh, pemindahan dilakukan menggunakan mobil ambulans yang telah disediakan.
Tidak ada keterangan, apakah jasad tersebut selesai proses identifikasinya atau menunggu antrean. Karena memang sekian jenazah tengah dalam proses identifikasi oleh Tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara.
Dedy Sulistianto dilumpuhkan oleh Tim Densus 88 dengan tembakan, karena melawan. Turut diamankan lima orang anggota keluarganya, yakni istri dan empat anaknya.
Densus 88 menggerebek tempat tinggal Dedy sekitar pada pukul 17.20 WIB. Namun menyerang anggota menggunakan senjata tajam, sebelum kemudian ditembak petugas.
"Terduga teroris tersebut melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam dan akhirnya mengakibatkan meninggal dunia," ucap Frans Bangun Mangera, Kabid Humas Polda Jatim, Selasa (15/5).
Baca juga:
Istri terduga teroris Sidoarjo terancam dipecat sebagai PNS Kemenag
Istri dan tiga anak dari terduga teroris yang tewas di Tandes diamankan
2 Teroris ditangkap di Palembang sebut didanai karyawan PLN Riau
Terdengar rentetan tembakan di lokasi penembakan terduga teroris di Manukan Kulon
Sekarung bahan peledak dan bom rakitan disita dari JAD Surabaya
Pasutri terduga teroris di Karangploso Malang dikenal tertutup
2 Teroris ditangkap di Palembang mengaku dimodali pegawai BUMN di Riau