Jasad Nelayan Hilang di Bengawan Solo Ditemukan, Ternyata Warga Lamongan
Warga pencari ikan yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo tepatnya di area Bendung Gerak Sembayat (BGS), Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, Gresik akhirnya ditemukan. Korban diketahui bernama Saipul, warga Desa Kleco, Kabupaten Lamongan.
Warga pencari ikan yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo tepatnya di area Bendung Gerak Sembayat (BGS), Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, Gresik akhirnya ditemukan. Korban diketahui bernama Saipul, warga Desa Kleco, Kabupaten Lamongan.
Jasad korban ditemukan pada Senin (19/6) sekira pukul 16.30 WIB, setelah tim gabungan dari Polsek Bungah, Koramil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dan Tim Basarnas melakukan pencarian di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Korban sudah ditemukan dengan keadaan meninggal atas nama Saiful warga Desa kleco, Kabupaten Lamongan di lokasi kejadian tepatnya di sekitar BGS," kata Kapolsek Bungah Kompol Sujito.
Setelah dievakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina guna keperluan visum et repertum (VER).
"Sudah dievakuasi oleh anggota gabungan dan di bawa ke RSUD Ibnusina," jelasnya.
Sebelumnya, korban dinyatakan hilang setelah perahu berukuran kecil yang ditumpanginya terbalik akibat dihantam arus Sungai Bengawan Solo pada Minggu (18/6) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, korban sedang mengangkat jaring yang sudah terisi banyak ikan. Namun tiba-tiba, perahu terbalik karena dihantam arus sungai yang sedang deras.
"Perahu korban terbalik setelah diterjang arus, akhirnya korban tenggelam terseret arus di sekitar Bendung Gerak Sembayat," terang Sujito, Senin (19/6).
Perahu milik korban kemudian ditemukan oleh warga tidak jauh dari lokasi kejadian. Jasad korban sempat belum ditemukan hingga Senin (19/6) siang. Namun sekira pukul 16.30 WIB, jasad korban berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian kembali oleh anggota gabungan.
(mdk/cob)