Jasa Marga Solo-Ngawi Prediksi Puncak Mudik Nataru pada Hari Ini
Berdasarkan perkiraan kendaraan yang keluar di jalur Solo-Ngawi saat puncak mudik sebanyak 511.000. Sedangkan kendaraan masuk sebanyak 512.636.
PT Jasa Marga Solo Ngawi (JSN) memperkirakan puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada 24 Desember hari ini. Sedangkan puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 2 Januari 2022.
Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Utama PT JSN Irianto di sela Kampanye Keselamatan Dulur JSN di Rest Area 519 B, Sragen, Jumat (24/12).
“Prediksi puncak arus mudik akan terjadi di tanggal 24 Desember 2021. Dan puncak arus balik akan terjadi pada 2 Januari 2022,” katanya.
Berdasarkan perkiraan kendaraan yang keluar di jalur Solo-Ngawi saat puncak mudik sebanyak 511.000. Sedangkan kendaraan masuk sebanyak 512.636.
Ari mengatakan, Nataru tahun ini berbeda dengan tahun 2020. Tahun ini akan kembali seperti tahun 2019 karena tidak ada pembatasan-pembatasan seperti tahun sebelumnya. Pemerintah yang berencana menerapkan PPKM level 3 pun batal dan turun menjadi level 1.
“Tidak ada pembatasan, namun demikian tetap dilakukan pengetatan protokol kesehatan di lokasi-lokasi tujuan. Meski kasusnya sudah landai, namun adanya varian omicron harus tetap kita waspadai. Jangan kita jemawa atau merasa lengah. Jadi yang pertama tetap kita utamakan keselamatan,” ujar dia.
Kepada para pengguna tol, Ari mengingatkan agar tetap menjaga keselamatan. Menurutnya ada beberapa lokasi rawan kecelakaan di sepanjang jalur Solo-Ngawi sepanjang 91 kilometer. Di antaranya di gerbang tol, Colomadu, Ngemplak, Karanganyar dan arah pintu masuk rest area. Salah satunya adalah rest area tipe A 519 Masaran Sragen, baik A maupun B yang dilengkapi SPBU.
“Kemudian rest area tipe B 538 A dan B yang tidak ada SPBU. Tetapi nanti kami bekerjasama dan mendapat support dari Pertamina untuk menyiapkan SPBU Modular,” katanya.
Titik rawan selanjutnya berada di rest area tipe A di kilometer 575. Ari menambahkan, secara umum terjadi kenaikan lalu lintas exit sebesar 50 persen dibanding Nataru tahun lalu. Atau 32 persen dibanding hari biasa.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menunda perjalanan mudik Nataru. Namun jika tetap melakukan, ia meminta masyarakat menyiapkan perjalanannya dengan baik. Sehingga tidak ada menimbulkan permasalahan selama perjalanan.
Sementara dalam kampanye dengan tagar #singPentingSlamet tersebut para karyawan PT JSN juga membagikan slebaran berisi pedan atau tips berkendara di jalan tol secara aman. Kemudian tips aman bertransaksi di gerbang tol dan informasi terkait jalan tol lainnya.
Baca juga:
H-1 Natal, Penumpang Padati Stasiun Senen
Jasa Marga Lakukan Buka Tutup Rest Area Atasi Kepadatan Saat Nataru
Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri Cek Prokes Cegah Lonjakan Covid-19 Pasca Libur Nataru
Jasa Marga Proyeksi Puncak Arus Mudik Nataru pada 24 Desember dan Balik di 2 Januari
Jelang Libur Natal, 648 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta