Jaringan bom Kp Melayu kelompok kecil, Kapolri serukan jangan takut
Jaringan bom Kp Melayu kelompok kecil, Kapolri serukan jangan takut. Menurut Tito, kelompok JAD ini merupakan kelompok kecil dan sudah terdeteksi sejak lama oleh kepolisian dan Densus 88 anti teror.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian berpesan agar masyarakat tak perlu khawatir dan takut pasca aksi teror bom di Kampung Melayu pada Rabu (24/5) lalu. Hal tersebut ia sampaikan dalam pernyataannya di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (26/5).
"Saya berpesan kepada masyarakat agar tidak takut dan khawatir usai kejadian bom Kampung Melayu beberapa waktu lalu. Karena kelompok yang melakukan aksi tersebut adalah kelompok kecil yaitu Jamaah Ansharut Daulah (JAD) jaringan sel Bandung Raya," ucap tito saat melakukan konferensi pers di lokasi.
Menurut Tito, kelompok JAD ini merupakan kelompok kecil dan sudah terdeteksi sejak lama oleh kepolisian dan Densus 88 anti teror. "Ini merupakan kelompok kecil dan kita sudah memegang peta serta pergerakan mereka di Indonesia," imbuhnya.
Dia juga menambahkan, dengan adanya kejadian tersebut tidak membuat takut para aparat penegak hukum dalam membasmi teroris di Indonesia. "Kami justru semakin semangat dalam membasmi terorisme, kami yakin bisa menuntaskan masalah seperti ini, maka dari itu kami berharap agar masyarakat membantu kami dengan bergandengan tangan bersama-sama melawan terorisme," kata Tito.
Tidak lupa pula, Jenderal bintang empat ini mengingatkan, kepada seluruh warga tetap waspada terhadap ancaman teror seperti kejadian kemarin. "Meskipun JAD kelompok kecil tapi kita juga perlu waspada, pergerakan mereka sangat lincah maka saya harap masyarakat juga tetap waspada dengan ancaman teror," tutupnya.
Baca juga:
Polisi dianggap Kafir Harbi, Kapolri janji kejar kelompok JAD
Kapolri sebut 3 anggota Polri korban bom Kampung Melayu mati syahid
Bripda Yogi selesai jalani operasi usai kena ledakan bom Kp Melayu
Meradangnya polisi dituding bom Kampung Melayu buat pengalihan isu
Cerita keluarga korban bom dibikin heboh sambut Jokowi di RS Polri
JK sebut polisi kantongi aktor intelektual bom di Kampung Melayu