Belum ditemukan, jantung korban mutilasi dibuang ke sungai
"Tersangka mencurigai istrinya ada selingkuhan, tapi istrinya tidak mengakui," kata Irjen Putut Bayuseno.
Potongan tubuh korban mutilasi Darna Sri Astuti (32) memang telah ditemukan di Tol Cikampek. Namun ada beberapa organ yang sulit dilacak karena oleh tersangka Benget Situmorang alias Impus (36) dibuang ke sungai.
"Potongan tubuh bagian dalam dibuang di sungai. Belum tahu sungai mana masih ditanyakan," ujar Kapolda Metro Irjen Putut Eko Bayuseno di Polres Jakarta Timur, Rabu (6/3).
Menurut Putut, setelah dibunuh tubuh Darna sempat disimpan selama dua hari di rumah. Kemudian, karena panik pelaku memotong tubuh sang istri menjadi enam bagian. Perbuatan sadis itu dilakukan karena pelaku cemburu.
"Tersangka mencurigai istrinya ada selingkuhan, tapi istrinya tidak mengakui," katanya.
Untuk memastikan penyebab tewasnya Darna, menurut Putut, masih harus menunggu hasil visum dari rumah sakit. "Penyebab kematian belum diketahui, tunggu hasil visum," tandasnya.
Seperti diketahui, pelaku memotong tubuh wanita itu menjadi enam bagian. Masing-masing potongan ditemukan di sejumlah lokasi berbeda dengan jarak rata-rata sekitar 1 kilometer.
Potongan tubuh wanita itu ditemukan di KM 00.200 berupa kaki kanan, tangan kanan ditemukan di KM 01.200, tangan kiri dengan dada/payudara perempuan ditemukan di KM 02.200, dan kaki kiri ditemukan di KM 03.300.
Sedangkan, pada KM 02.600 ditemukan potongan usus dalam kantong plastik hitam di ikat tali plastik warna biru dan KM 03.800 ditemukan potongan kepala di dalam kantong plastik hitam yang di ikat tali plastik warna biru.(mdk/did)