Janjikan bayi laki-laki tapi lahir wanita, Dr Aucky digugat pasien
"Begitu diketahui kalau perempuan. Ternyata Dokter Aucky Hinting, seperti lepas tangan. Akhirnya pasangan suami istri Tomy Han dan Evelyn Saputra ini mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Surabaya," terangnya.
Seorang pasangan suami istri (pasutri) Tomy Han dan Evelyn Saputra, warga Perumahan Galaxy Bumi Permai, Surabaya, melakukan gugatan di Pengadilan Negeri Surabaya, terhadap seorang dokter. Sebabnya, dokter ahli Andrologi bidang Assisted Reproductive Technology (ART) yakni dr Aucky Hinting Phd SP And itu, diduga melakukan malapraktik program bayi tabung terhadap pasiennya Tomy Han dan Evelyn Saputra.
Hal tersebut berawal dari Tomy Han dan Evelyn Saputra, pada tahun akhir bulan November 2015 melakukan konsultasi pada Aucky Hinting. Karena, pasutri tersebut ingin mempunyai anak.
Dari konsultasi tersebut, Aucky Hinting menawarkan program bayi tabung kepada Tomy Han dan Evelyn Saputra, dan dijanjikan akan mempunyai keturunan anak laki-laki. Setelah itu, Tomy Han dan Evelyn Saputra baru mengikuti program yang ditawarkan Aucky Hinting.
Dengan catatan, Tomy Han dan Evelyn harus membayar uang sebesar Rp 47,68 juta. Usai membayar, dokter Aucky Hinting melakukan bayi tabung dengan proses pembenihan dengan mengambil preimplantio embrio normal (laki-laki) pada bulan Desember 2015.
Tidak lama setelah selesai pembenihan, Evelyn akhirnya dinyatakan positif hamil. Namun, seiring berjalannya waktu program bayi tabung dan terus melakukan konsultasi, dan melakukan USG, waktu kandungan memasuki bulan ke-5, ternyata anaknya perempuan.
"Begitu diketahui kalau perempuan. Ternyata Dokter Aucky Hinting, seperti lepas tangan. Akhirnya pasangan suami istri Tomy Han dan Evelyn Saputra ini mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Surabaya," terang kuasa hukum Tomy Han dan Evelyn, Eduward Rudy Suharto, Jumat (14/7).
"Selain itu, kondisi bayi perempuan dari program bayi tabung di dokter Aucky Hinting, setelah lahir kesehatannya terus turun, dan mengalami gangguan kesehatan pada usus, akibatnya sering kelur masuk rumah sakit untuk menjalani perawatan," tambah dia.
Baca juga:
2 Jari diamputasi, wanita asal Bandung ini tuntut RS bersalin
Dokter RS Masmitra dilaporkan malapraktik, Pemkot Bekasi investigasi
Dugaan malapraktik, dokter RS Masmitra dipolisikan karyawan sendiri
Usai minum obat dokter, kaki siswi SD ini melepuh dan tak bisa jalan
Diduga korban malapraktik, warga Surabaya buta usai operasi katarak
Selama 18 tahun gunting bersarang di perut pasien ini
Kisah nahas anak didik Annisa Bahar ingin cantik lewat suntik