LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Jangan cuma bebaskan sandera, cari solusi permanen soal Abu Sayyaf'

Menurutnya, jaringan separatis yang berulangkali melakukan penyanderaan di Filipina harus diperangi bersama.

2016-06-28 20:31:00
WNI disandera Abu Sayyaf
Advertisement

Anggota Komisi I DPR Charles Honoris menganggap hasil perundingan 3 negara merupakan hal yang positif. Hal itu terkait pernyataan Menhan Ryamizard Ryacudu bahwa militer Indonesia boleh masuk Filipina untuk membebaskan WNI yang disandera.

Charles mengungkapkan, jaringan separatis yang berulangkali melakukan penyanderaan di Filipina harus diperangi bersama. Sebab menurutnya, kelompok tersebut serupa dengan gerakan terorisme.

"‎Kita kan punya tujuan bersama untuk membebaskan wilayah ini bukan hanya dari kriminal, tapi dari perompak dan teroris. Beberapa pihak mengkategorikan Abu Sayyaf sebagai kelompok pemberontak, kalau buat saya ini kelompok teroris yang tak ada bedanya dgn ISIS dan Al Qaeda. PBB sendiri sudah menyebutkan kalau Abu Sayyaf kelompok teroris yang sangat berbahaya, masuk daftar teroris dunia‎. Ya harus diperangi bersama," ujar Charles di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6).

Politikus PDIP ini menilai, pemberian izin bagi militer Indonesia merupakan sinyal dari Filipina untuk membuka hubungan kerjasama keamanan. Sebab banyak permasalahan terkait hal tersebut harusnya diselesaikan sejak lama. ‎

"‎Kalau memang perlu bukan hanya sekadar membebaskan sandera, tapi bagaimana menghentikan atau menyelesaikan permasalahan Abu Sayyaf ini secara permanen," ungkapnya.

Charles berujar sudah sejak lama kelompok Abu Sayyaf beserta faksinya merugikan masyarakat sipil. ‎Untuk memeranginya, menurutnya, perlu ada peran intelejen yang kuat.

"‎Dalam mengambil tindakan, tentunya harus ada koordinasi intelijen yang lebih baik. Saya sangat yakin TNI bisa apabila diizinkan operasi di Filipina bersama-sama dengan militer Filipina, saya yakin TNI bisa membebaskan sandera-sandera WNI yang disandera Abu Sayyaf," pungkasnya.

Baca juga:
Keluarga korban ABK Charles bikin posko korban sandera
Politikus Demokrat sebut TNI jangan sembarangan masuk Filipina
Diizinkan masuk Filipina, militer Indonesia jangan terjebak konflik
TNI sudah deteksi lokasi penyanderaan WNI di Filipina
Jika WNI ditawan lagi, TNI diizinkan masuk Filipina bebaskan sandera
Menlu RI sebut sandera ABK di Filipina terus dipindah oleh penculik
Militer Indonesia-Filipina sepakat kawal semua kapal lewat Sulu

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.