Jaksa agung siap diperiksa Polri soal transkrip dengan Megawati
Basrief Arief siap diperiksa di mana saja oleh Polri terkait kasus transkrip antara dirinya dengan Megawati.
Jaksa Agung Basrief Arief mengatakan, dirinya siap diperiksa Polri terkait beredarnya transkrip percakapan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang beredar dan diyakini palsu. Menurutnya, pembuat transkrip itu harus diusut.
"Ya siap, orang yang melapor kok enggak siap. Penegakan hukum seperti itu," kata Basrief di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (20/6).
Basrief menambah, dirinya siap diperiksa di mana saja. "Tidak ada persoalan di mana, di mana saja enggak apa-apa," singkat dia.
Kemarin, sekumpulan mantan aktivis yang tergabung dalam Progres 98 menyambangi Kejaksaan Agung (Kejagung). Mereka ingin menyampaikan surat klarifikasi terkait bocoran transkrip rekaman pembicaraan diduga antara jaksa agung dengan orang nomor satu PDIP.
Merasa dirugikan dan difitnah, Basrief melaporkan tuduhan ini ke Mabes Polri. Namun Megawati belum bersikap terkait hal ini.
"Belum," jawab Sutarman pendek di Mabes Polri, Jumat (20/6).
Transkrip percakapan antara Mega dan Jaksa Agung Basrief Arief yang diduga palsu dan dibuat-buat. Basrief sendiri sudah melaporkan hal itu ke polisi. Transkrip itu berisi tentang permintaan Mega agar jaksa agung tidak menyeret capres Joko Widodo (Jokowi) dalam korupsi Transjakarta.
Baca juga:
Polri telusuri pembuat transkip diduga Mega-Jaksa Agung
Kapolri tegaskan surat Jaksa Agung larang periksa Jokowi palsu
Megawati belum lapor polisi soal transkrip dengan jaksa agung
Ruhut sebut Megawati tak mungkin lobi Kejagung
PDIP: Transkrip Mega-Jaksa Agung kampanye fitnah