Jadwal berangkat KA Logawa dari Jember per 1 November 2016 berubah
Selama ini KA Logawa yang berangkat dari Stasiun Jember pada pukul 05.00 WIB, akan berubah jadwal pemberangkatannya menjadi pukul 06.10 WIB dari Stasiun Jember.
Jadwal pemberangkatan Kereta Api (KA) Logawa jurusan Jember-Purwokerto mulai 1 November 2016 mengalami perubahan. Perubahan waktu tersebut dilakukan untuk menyesuaikan waktu dengan perjalanan satu rangkaian kereta api baru, KA Ranggajati yang melayani jurusan Jember-Surabaya Gubeng-Purwokerto-Cirebon.
Menurut Manajer PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko, selama ini KA Logawa yang berangkat dari Stasiun Jember pada pukul 05.00 WIB, akan berubah jadwal pemberangkatannya menjadi pukul 06.10 WIB dari Stasiun Jember.
"Untuk selanjutnya, di stasiun pemberhentian berikutnya juga mengalami perubahan, sehingga tiba di Stasiun Purwokerto yang sebelumnya pukul 18.18 WIB bergeser menjadi pukul 19.40 WIB," katanya, Jumat (27/10).
Meski mengalami perubahan pemberangkatan dari Stasiun Jember, pemberangkatan KA Logawa dari Stasiun Purwokerto tidak mengalami perubahan.
"Untuk rute sebaliknya dari Stasiun Purwokerto menuju Stasiun Jember, pemberangkatannya tetap, yakni pada pukul 05.30 WIB," jelasnya.
Ixfan menjelaskan adanya pelayanan KA Ranggajati yang akan diluncurkan pada 1 November 2016, menjadi pilihan baru bagi pengguna jasa angkutan massal tersebut. Ia mengemukakan, dalam rangkaian KA Ranggajati stamformasinya terdiri dari empat kereta kelas eksekutif, empat kereta bisnis serta tambahan satu gerbong pembangkit dan kereta makan.
"Jika dijumlahkan, satu rangkaian KA Ranggajati akan mengangkut sebanyak 200 penumpang eksekutif dan 320 penumpang di kelas bisnis. Sehingga total penumpang yang bisa diangkut dalam satu rangkaian KA Ranggajati mencapai 520 penumpang," tuturnya.
Keberadaan KA Ranggajati tersebut diklaim sebagai terobosan yang apik karena memiliki potensi yang menjanjikan karena tingginya animo masyarakat Banyumas yang mengandalkan kereta api dalam perjalanan menuju tempat tujuannya.
"KA Ranggajati memang tidak berangkat dari stasiun di wilayah Daop 5. Namun, rute yang dilalui dan disinggahi, beberapa di antaranya berada di stasiun wilayah daop 5. Sehingga, ini merupakan potensi bagus bagi Daop 5 untuk lebih aktif memasarkan pada warga masyarakat Banyumas yang selama ini selalu kehabisan tiket KA Logawa," ujarnya.
Dikatakan Ixfan, selama ini penumpang dari Stasiun Cirebon atau Purwokerto yang akan menuju Jember, selalu menggunakan kereta api bersambung atau hanya kelas ekonomi PSO (Logawa). "Maka, kini dengan dioperasikannya KA Ranggajati, diharapkan bisa menjawab keinginan para penumpang pengguna kereta api yang telah lama dinantikan," tuturnya.(mdk/sho)