Jadi narapidana, 13 siswa SMA ikuti UN di dalam Lapas
Pelaksanaan ujian tersebut menyelenggarakan pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) atau setara dengan paket C.
Sebanyak 13 anak pelajar tingkat SLTA sederajat (SMA) mengikuti Ujian Nasional (UN) di dalam Lapas Anak dan Wanita Kelas IIB Muara Bulian, Provinsi Jambi, Senin (4/4). Adapun pelaksanaan di dalam lapas karena ke-13 pelajar tersebut berstatus narapidana.
"Ke-13 anak yang mengikuti UN di dalam lapas tersebut sembilannya merupakan anak binaan dan empat anak wanita merupakan mantan narapidana," kata Kepala Lapas Anak dan Wanita Kelas IIB Muara Bulian, Didik Budi Waluyo, dihubungi dari Jambi.
Seperti dilansir Antara, Didik menjelaskan, empat anak wanita mantan narapidana yang mengikuti UN di dalam lapas tersebut sebelumnya telah bebas dari masa tahanan, dan hanya mengikuti UN di dalam lapas Anak dan Wanita.
Pada saat pelaksanaan UN hari pertama ini, Didik mengatakan tidak ada kendala karena sebelumnya pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat.
"Pelaksanaan ujiannya yang menyelenggarakan pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) atau setara dengan paket C. Untuk pengawasnya juga dari pihak PKBM dan dari Dinas Pendidikan setempat," ujarnya.
Pihaknya juga memberikan fasilitas ruang ujian dan menyediakan pengawas ujian untuk membantu pengawasan pelaksanaan UN di dalam lapas tersebut.
"Tidak ada perbedaan materi atau naskah UN bagi anak binaan di dalam Lapas. Perbedaan hanya pelaksanaan tempat ujiannya saja," tutupnya.
Diketahui, lapas Anak dan Wanita yang berada di Jalan Ness Km 11, Kecamatan Muara Bulian, tersebut merupakan satu-satunya lapas yang menampung anak binaan di Provinsi Jambi.(mdk/dan)