Jadi Korban Perdagangan Orang, Warga Singkawang Alami KDRT Minta Dipulangkan
Korban sudah sekitar satu tahun berada di China bersama suaminya. Namun belakangan ini, korban sering mendapatkan perlakuan kasar bahkan kekerasan dari suaminya.
FR (26) warga Singkawang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Wanita hamil tiga bulan itu kini berada di China.
"Informasi ini kita ketahui setelah menerima laporan dari masyarakat melalui media sosial Facebook dua hari lalu, yang menyebutkan bahwa ada seorang warga Singkawang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Tiongkok," kata Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (11/8).
"FR sempat disekap oleh suaminya di dalam hutan. Namun sekarang sudah kembali ke rumah tetapi masih disekap di dalam kamar," sambungnya.
Irvan menambahkan, korban sudah sekitar satu tahun berada di China bersama suaminya. Namun belakangan ini, korban sering mendapatkan perlakuan kasar bahkan kekerasan dari suaminya.
"Atas perlakuan itulah korban merasa tidak tahan dan meminta bantuan Polres Singkawang untuk bisa memulangkannya," kata Raymond.
Pihak penyalur sudah berusaha dihubungi sekaligus berkoordinasi untuk memberitahu dan membantu kepulangan korban.
Baca juga:
Pakistan Tangkap 8 WN China atas Dugaan Perdagangan Orang Bermodus Pengantin Pesanan
Berkedok Pengantin Pesanan, WNI Banyak Jadi Korban Perdagangan Orang di China
16 Marinir AS Ditangkap atas Dugaan Narkoba dan Selundupkan Migran
Tante Jual Keponakan yang Masih Siswi SMP Rp10 Juta, Alasan untuk Biaya Sekolah
Kalau Perlu, Jokowi Akan Jemput WNI Korban Perdagangan Orang
Derita Korban Perdagangan Orang, Terancam Lumpuh Hingga Ingin Akhiri Hidup
Bareskrim Ungkap Kasus Kejahatan Perdagangan Orang Timur Tengah