Jadi korban pencurian, laptop dan dokumen penting anak Risma hilang
Fuad mengaku hanya bisa pasrah terhadap kejadian yang baru dialaminya dan memilih menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Ia juga sudah menghubungi ibunya, Tri Rismaharini, sesaat setelah mengetahui kaca mobilnya pecah.
Putra sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Fuad Benardi, menjadi korban pencurian. Tas warna coklat tua berisi satu unit laptop lengkap dengan dokumen-dokumen penting yang berada di kursi belakang raib di bawa kabur pencuri.
Atas kejadian tersebut, bapak satu anak itu melapor ke Polsek Mulyorejo dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, termasuk olah tempat kejadian perkara di lokasi.
"Penyidik sudah membuat berita acara dan Kapolsek Mulyorejo sendiri sudah ke lokasi kejadian. Polisi juga membawa barang bukti dari TKP untuk keperluan lebih lanjut," katanya seperti dilansir Antara, Selasa (8/8).
Kaca mobil milik anak Risma dipecah saat terparkir di depan GOR Sudirman, di kawasan Jalan Kertajaya Indah Timur, Surabaya, Senin malam. Fuad yang kebetulan pengurus PBSI Kota Surabaya itu mengaku sedang mengikuti rapat di dalam GOR. Namun saat akan kembali ternyata kaca bagian belakang sisi kanan mobilnya menjadi sasaran pencurian.
Fuad mengaku hanya bisa pasrah terhadap kejadian yang baru dialaminya dan memilih menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Ia juga sudah menghubungi ibunya, Tri Rismaharini, sesaat setelah mengetahui kaca mobilnya pecah.
"Yang namanya musibah harus sabar dan pasrah. Mungkin ada salahbdalam diri atau kurang amal. Semoga bisa diganti yang lebih baik oleh Allah SWT," katanya.
Baca juga:
Anak sulung Risma jadi korban pencurian bermodus pecah kaca mobil
166 PNS Surabaya naik haji, Risma titip doa agar warganya sejahtera
Risma janji tak akan galak galak jika dikritik warga Surabaya
Khofifah masuk radar Golkar untuk Pilgub Jatim
Tak maju Pilgub Jatim, Risma mengaku sudah bicara ke Megawati
Tak daftar cagub, Khofifah dan Risma masih berpeluang diusung PDIP