Jadi korban Heli jatuh, keluarga ikhlaskan kepergian Serda Sirait
Keluarga syok begitu mendengar Serda Sirait ikut menjadi korban tewas Helikopter jatuh di Sleman.
Keluarga Serda Yogi Risci Sirait, korban heli yang jatuh di Sleman diketahui tinggal di Depok, Jawa Barat. Begitu mendengar kabar duka itu, keluarga langsung syok.
Rumah duka di Gang Berkah RT 009 RW 004, Kalibaru, Cilodong, Depok Jawa Barat terus didatangi tamu. Jokiman Simarmata (57) paman korban mengatakan, keponakannya gugur dalam rangka mengemban tugas negara.
Dirinya dan keluarga memang sangat berduka. Namun dirinya mengaku bangga dengan keponakannya itu. Almarhum adalah satu-satunya keponakan yang menjadi TNI.
"Saya menyadari bahwa TNI itu harus seperti itu antara hidup dan mati karena selalu bergelut di medan tempur. Saya menerima kepergian ponakan saya, walapun saya bersedih," kata Jokiman, Sabtu (9/7)
Dia menyadari resiko yang diemban keponakannya. Dikatakan, sewaktu mendaftar sebagai TNI, kata dia, keluarga sudah siap dengan segala resiko. "Saya hanya berdoa supaya mendapatkan surga dari Tuhan," harapnya.
Sebagai seorang paman dan kerabat, dirinya berharap agar keponakannya bisa tenang di sisi Tuhan. Dia berdoa agar keponakannya mendapatkan tempat yang terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Saya hanya berdoa supaya dia diterima di sisi tuhan, karena menurut saya mereka semua orang baik-baik (keluarga korban-red) termasuk Serda Yogi Risci Sirait," pungkasnya.
Rencananya, jasad korban dimakamkan di TPU Kalimulya 3 Cilodong. Jasad Serda Yogi akan dimakamkan pada Minggu (10/7).
Baca juga:
Pangdam tak konsisten soal helikopter jatuh saat pengamanan Jokowi
Pangdam: Warga sipil di dalam helikopter TNI jatuh menyalahi aturan
Selesai dievakuasi, bangkai helikopter diserahkan ke Mabes TNI AD
Korban sipil helikopter jatuh di Sleman calon istri Serka Rahmad
Bangkai helikopter dievakuasi dengan cara dipotong-potong
Pangdam IV: Helikopter jatuh di Sleman milik Kodam Diponegoro
Lokasi jatuhnya helikopter dekat tempat kunjungan Jokowi