LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jadi Juru Mesin, 1 WNI Pilih Bertahan di Kapal Diamond Princess

Achmad menjelaskan, 1 ABK tersebut telah teken surat pernyataan bahwa akan melanjutkan pekerjaannya sebagai juru mesin. Pemerintah memaklumi hal tersebut. Lagipula, observasi WNI dari Diamond Princess bukan paksaan.

2020-03-07 20:28:00
Virus Corona
Advertisement

Jubir Pemerintah Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto menyebut ada satu orang WNI ABK memilih tetap berada di kapal Diamond Princess di saat yang lainnya dievakuasi ke Indonesia. ABK tersebut bertahan karena bekerja sebagai juru mesin kapal.

"Yang kita bisa kita ajak pulang hanya 69 orang karena ada 1 orang yang memilih tetap berada di kapal karena dia termasuk tenaga inti untuk mengoperasikan kapal untuk kembali ke pangkalannya di Seattle," kata Yuri di Kantor Presiden, Jakarta, Sabtu (7/6).

"Dia adalah juru mesin yang menjadi tenaga inti sehingga kapal ini kembali ke Seattle dengan awak minimal kurang lebih sekitar 50 orang," sambungnya.

Advertisement

Achmad menjelaskan, 1 ABK tersebut telah teken surat pernyataan bahwa akan melanjutkan pekerjaannya sebagai juru mesin. Pemerintah memaklumi hal tersebut. Lagipula, observasi WNI dari Diamond Princess bukan paksaan.

"Kita tidak bisa menolak ini, karena pengungsian ini sifatnya bukan mandatory, karena harus menandatangani kesediaan, untuk dijemput dan kesediaan untuk diobservasi," tuturnya.

"Jadi bukan mandatory yang mengharuskan, nah satu orang memang dia tenaga inti dari ruang mesin sehingga dia tidak bisa ikut pulang dan dia sendiri yang memutuskan untuk tidak pulang," tandas Achmad.

Advertisement

Untuk diketahui, pemerintah telah mengevakuasi 69 WNI dari Kapal Pesiar Diamond Princess. Mereka semua di observasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.