Jadi destinasi wisata, Kampung Markisa gelar festival kuliner tiap akhir pekan
Sebelumnya, sambung Rina, Pagelaran Culinary Night di kampung wisata yang pertama sudah dilaksanakan di Grendeng Pulo, Kelurahan Gerendeng dengan jumlah pengunjung 10.000 orang.
Jadi tujuan kampung wisata, Kampung Markisa di kelurahan Pasar Baru, kecamatan Karawaci, kota Tangerang, akan menggelar festifal kuliner malam hari, tiap malam minggu.
Kegiatan ini, sekaligus mendorong ekonomi kreatif masyarakat lokal dengan sajian-sajian kulinernya yang khas, serta memperkenalkan wisata baru di Karawaci, kota Tangerang.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang melalui Kepala Dinasnya, Rina Hernaningsih, mengungkapkan, kegiatan ini sekaligus melaunching Pasar Kampoeng Markisa dan Kampung Asian Games 2018 di kota Tangerang.
Sebagai destinasi wisata Kampung yang baru, perkenalan Kampung pasar Markisan dengan dibukanya, Culinary Night diharapkan dapat memacu warga kampung menjaga lingkungan dan kreasi seni dan bakatnya.
"Jadi culinary night ini tidak hanya di sentralkan di Pasar Lama, akan tetapi di kampung-kampung wisata. Seperti yang malam ini akan diselenggarakan di kampung ini," ucap dia, Sabtu (21/7).
Sebelumnya, sambung Rina, Pagelaran Culinary Night di kampung wisata yang pertama sudah dilaksanakan di Grendeng Pulo, Kelurahan Gerendeng dengan jumlah pengunjung 10.000 orang.
"Efek dari kegiatan Culinary Night bukan hanya pada sisi promosi wisata saja, tetapi juga bisa mengangkat perekonomian warga setempat dengan menjajakan makanan-makanan khasnya," ungkap Rina.
Rina berharap, pengunjung tetap memperhatikan kebersihan di mana pun Culinary Night diadakan, apalagi kalau di tempat wisata.
"Yang membuat wisatawan nyaman biasanya kebersihannya, maka dari itu kita harus sama-sama menjaga kebersihan apalagi Kampoeng Markisa adalah kampung yang diprogramkan sebagai Kampung PHBS," pesan Rina.
Lurah Pasar Baru Yudi Pradana juga menjelaskan, Kampoeng Markisa merupakan pengembangan dari lokasi PHBS yang disulap jadi kampung wisata.
Sejak bulan April lalu, pengunjungnya semakin meningkat dan menjadi percontohan bagi daerah lain. "Kami bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Genpi Kota Tangerang untuk mengembangkan lokasi wisata tematik dan pasar destinasi digital," kata Yudi.
Sementara Ketua Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Kota Tangerang Korry El Yana mengatakan, pada setiap kegiatan Disbudpar Genpi selalu ikut terlibat. "Ini bukti bahwa kami memang komunitas yang mencintai pariwisata khususnya di Kota Tangerang," ujarnya.
Pasar Kampoeng Markisa merupakan pasar destinasi digital ke dua yang digagas oleh Genpi Kota Tangerang.
Sebelumnya, mereka juga sukses menggelar Pasar Kampung Bekelir. Yang unik dari pasar ini, pedagang dan pembeli menggunakan alat tukar khusus yang hanya digunakan di pasar tersebut. Pasar ini akan digelar setiap minggu dan diisi beragam atraksi dari komunitas di Kota Tangerang.
Baca juga:
Aneka keunikan menu sarapan di sejumlah negara
4 Makanan dan minuman ini berasal dari kotoran manusia dan hewan
10 Makanan enak yang jadi sumber sengketa di antara 2 negara
Bukan akal-akalan produsen, ini alasan bungkus snack sebagian besar isinya angin
2 Cara membuat tteokbokki rumahan yang enak, dengan atau tanpa gochujang
Ada Kucing dalam Makanan Lezat, Masih Mau Disantap?