LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Istri Gubernur Bali hibur & makan bersama anak-anak pengungsi Gunung Agung

Kehadiran istri orang nomor satu di pemerintahan provinsi Bali ini bersama rombongan TP PKK Dekranasda, YKI dan BK3S Provinsi Bali tanpa pemberitahuan dan sepengetahuan petugas di posko ini.

2017-10-03 09:03:12
Gunung Agung
Advertisement

Istri Gubernur Bali, Nyonya Ayu Pastika pagi-pagi sudah mengejutkan petugas dikamp pengungsian posko Desa Telagatawang, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Bali Selasa (3/10).

Kehadiran istri orang nomor satu di pemerintahan provinsi Bali ini bersama rombongan TP PKK Dekranasda, YKI dan BK3S Provinsi Bali tanpa pemberitahuan dan sepengetahuan petugas di posko ini.

Dilokasi ini bersama rombongan mengajak ibu-ibu pengungsi untuk memasak bakso ikan. Bahkan para prianya juga ikut berbaur membantu menyiapkan bumbu.

"Tadi kebetulan saya memasak bakso ikan, karena memang anak-anak perlu makanan ikan, dan tidak menyangka habis semua. Orangtua juga saya berikan masukan supaya anak-anak dicukupi gizinya dari ikan," ujarnya.

Serambi menunggu memasak bakso. Ayu Pastika menggiring anak-anak pengungsian yang begitu banyak. Mereka diajak bermain dan berlomba.

Seperti dihari 17 Agustusan, suasana ceria dan gelak tawa menyaksikan lomba anak-anak dipengungsian. Dari lomba makan krupuk, lomba lari kelereng, lomba ambil koin, dan tarik tambang.

Dan yang unik mereka semua menjadi juara satu, sehingga semua mendapat hadiah dari istri orang nomor satu di Bali ini.

"Ini spontanitas saja, tadi saya juga tidak membawa apa-apa, harus ada sesuatulah yang saya berikan biar mereka semangat di tempat seperti ini. Dan tadi sempat merasa terharu melihat anak-anak antusias sekali, mungkin karena hiburan seperti ini kurang," kata Ny Ayu Pastika.

Bukan hanya anak-anak yang tersirat keceriaannya, ibu-ibu dan pegungsi lainnya pun ikut terhibur oleh canda tawa anak-anak.

Menurut Perbekel Desa Telaga Tawang, I Nyoman Sukarma, di wilayahnya tercatat ada 970 orang pengungsi. Jumlah tersebut tersebar di lima lokasi pengungsian, yaitu di Banjar Kebon, Banjar Lantang Katik, Banjar Kebung, Banjar Kebung Kauh, dan Banjar Telagatawang.

Diantara sejumlah pengungsi tersebut terdapat anak-anak sebanyak 204 orang dari usia balita sampai SD, sebanyak 50 orang usia SMP dan lansia sebanyak 86 orang.

Semua anak-anak tersebut sudah ditampung bersekolah di Desa Telagatawang dan sekitarnya, yaitu ada yang di PAUD, SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Telagatawang serta di SMP terdekat.

Sampai saat ini bahan-bahan makanan untuk pengungsi seperti beras, mie, dan minyak goreng masih cukup. Walaupun ada kesulitan gas untuk memasak makanan di dapur umum, namun sementara bisa tercukupi dengan cara mengambil terlebih dahulu ke toko dan mengajukan biayanya ke pemerintah kabupaten.(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.