Istri Baru Pulang Kerja jadi TKI, Dibunuh Suaminya Gara-gara Cemburu
Yudi menerangkan, penangkapan pelaku, berawal dari informasi warga sekitar yang sedang berkebun, melihat pelaku ada di sekitar hutan. Polsek Teriak dibantu tim Satreskrim Polres Bengkayang, bergegas melakukan pencarian.
Pandul (40), warga kecamatan Teriak, Bengkayang, Kalimantan Barat, akhirnya diringkus polisi, usai kabur ke hutan belakang rumahnya. Dia diduga membunuh istrinya gara-gara cemburu, setelah istrinya itu 2 tahun sebagai TKI di Malaysia.
Pandul dibekuk Sabtu (8/12) pagi kemarin, setelah diburu kepolisian selama 2 hari pascapembunuhan yang diduga dilakukannya kepada istrinya, Ana Binyak, pada Kamis (6/12) lalu.
"Pelaku ini kabur masuk ke dalam hutan di belakang rumahnya, sejauh kurang lebih 7 kilometer," kata Kapolres Bengkayang AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, dalam keterangan tertulis, Minggu (9/12).
Yudi menerangkan, penangkapan pelaku, berawal dari informasi warga sekitar yang sedang berkebun, melihat pelaku ada di sekitar hutan. Polsek Teriak dibantu tim Satreskrim Polres Bengkayang, bergegas melakukan pencarian.
"Setelah kita temukan, pelaku berusaha melarikan diri, tapi berhasil kita tangkap. Waktu kita tangkap, kita temukan luka di bagian perutnya, diduga akibat tusukan benda tajam," ujar Yudi.
Diinterogasi, Pandul, mengakui perbuatannya membunuh istrinya, menggunakan pisau, setelah sebelumnya bertengkar hebat. Pemicunya, diduga cemburu dengan istrinya, yang baru saja pulang usai bekerja 2 tahun di Malaysia. "Setelah menikam istrinya, pelaku berusaha bunuh diri, dengan cara menusukkan pisau yang sama, ke perutnya sendiri," ungkap Yudi.
Luka di perut Pandul, cukup parah. Setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Bengkayang, Pandul yang kini berstatus tersangka, dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Kalbar. "Terhadap pelaku, kita terapkan pasal 351 ayat 3 junto pasal 338 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain," demikian Yudi.
Baca juga:
Polisi Tembak Pembunuh Suami dari Selingkuhan di Riau
Kabur Usai Bunuh Sopir Truk BBM di Kalbar, Satarudin Diringkus di NTB
Pembunuhan Keluarga di Makassar, Orangtua Korban Kecewa 3 Pelaku Jadi Saksi
Penggembala Sapi Nekat Bunuh Teman karena Ditolak Hubungan Sejenis
Menko Luhut Sebut Pembunuhan di Papua Tak Akan Hambat Pembangunan Infrastruktur
Menteri PUPR soal Aksi Pembunuhan di Papua: Warga Yigi Jamin Keselamatan Pekerja