Istana sebut ada yang buat isu Indonesia didominasi China
Istana sebut ada yang buat isu Indonesia didominasi China. Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menilai adanya 'Framing' politik dalam isu Indonesia telah dibanjiri 10 tenaga kerja asal China. Sengaja dibuat untuk mendiskreditkan pemerintah.
Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menilai adanya 'Framing' politik dalam isu Indonesia telah dibanjiri 10 tenaga kerja asal China. Teten mengatakan, isu tersebut sengaja dimunculkan untuk membuat tudingan jika Indonesia telah sangat didominasi oleh Negeri Tirai Bambu.
"Ya saya kira ada motif politik untuk menunjukkan seolah-olah ada dominasi Tiongkok terhadap ekonomi Indonesia. Ini yang menurut saya lebih pada framing politik ya," kata Teten di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (30/12).
Teten mengakui era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Indonesia memang mengalami peningkatan kerjasama antara China. Namun, hal itu justru berdampak positif karena dalam beberapa tahun ke belakangan, Indonesia lebih akrab dengan Jepang dalam menjalin kerjasama.
Lewat kerjasama dengan China, Indonesia menjadi lebih banyak peluang bekerja sama dengan negara lain dan tak hanya bergantung pada satu negara.
"Mencari partner bisnis baru, itu menurut saya harus dilihat sebagai suatu hal yang positif supaya Indonesia punya pilihan-pilihan yang lebih luas baik dalam investasi maupun dalam pasar luar negeri. Sehingga Indoensia tidak dikendalikan oleh salah satu kekuatan ekonomi dunia," katanya.
Teten menjelaskan untuk meredam kabar 'hoax' yang meresahkan masyarakat seperti itu pemerintah telah menggelar rapat terbatas di Kantor Presiden, Kamis (29/12) kemarin.
Dalam rapat terbatas dengan agenda membahas Antisipasi Perkembangan Media Sosial tersebut, menitikberatkan kepada penyalahgunaan media sosial yang justru dijadikan wadah penyebar fitnah dan ujaran kebencian.
"Polri juga kan sudah menginventarisasi beberapa akun medsos yang menggelindingkan isu TKA khususnya China yang jumlahnya nggak masuk akal," ujarnya.
Baca juga:
Imigrasi Kediri tangkap lima tenaga kerja asal China
Bos BKPM: Indonesia butuh lebih banyak tenaga kerja asing untuk maju
Soal buruh China ilegal, Menaker diminta tak sekedar padamkan lilin
Menaker sidak buruh China ilegal, DPR sebut keresahan benar terjadi
Imigrasi Malang amankan 143 tenaga kerja asal China
Lima pekerja asal China dibekuk Imigrasi di Kediri