Isak Tangis Iringi Jenazah Andi 'Seventeen' ke Tempat Istirahat Terakhir
Beberapa kali bahkan Dewi musti menenangkan anak-anaknya agar tak menangis. Dengan penuh kesabaran dan ketegaran, Dewi pun menyarankan agar anaknya tak lagi menangis. "Kakak gak boleh nangis ya. Biar pemakaman Ayah lancar. Ayah, selamat jalan ya Yah," ujar Dewi menahan tangis.
Tangis air mata pecah saat jenazah drumer Seventeen, Windu Andi Darmawan (36) atau kerap disapa Kenthi dimasukkan ke liang lahat. Istri Kenthi, Dewi Sartika tak hentingnya menangis saat melihat jenazah sang suami dimasukkan ke tempat peristirahatan terakhir. Tak hanya istri, anak-anak Kenthi pun nampak menangis melihat ayahnya untuk terakhir kali.
Beberapa kali bahkan Dewi musti menenangkan anak-anaknya agar tak menangis. Dengan penuh kesabaran dan ketegaran, Dewi pun menyarankan agar anaknya tak lagi menangis.
"Kakak gak boleh nangis ya. Biar pemakaman Ayah lancar. Ayah, selamat jalan ya Yah," ujar Dewi menahan tangis.
Kenthi, drumer Seventeen meninggal dunia usai tersapu tsunami saat tengah manggung di Tanjung Lesung pada Sabtu (22/12) malam. Jenazah Kenthi ditemukan pada Senin (24/12).
Setelahnya kemudian jenazah Kenthi disemayamkan di rumah duka yang ada di Perum Polaman Baru Blok 12, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul pada Selasa (25/12).
Usai disemayamkan di rumah duka, jenazah Kenthi dimakamkan di Pemakaman Umum di Jalan Gembok Gede, Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Dari rumah duka, tempat pemakaman Kenthi ini berjarak kurang lebih 17 kilometer.
Kenthi yang merintis karirnya bersama Seventeen sejak awal berdiri ini meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Baca juga:
Meski Diterjang Tsunami, Umat Nasrani Tetap Rayakan Misa Natal
Mobil-Mobil Rusak Akibat Tsunami Dikumpulkan di Terminal Carita
Polisi Kumpulkan Mobil Korban Tsunami Banten di Terminal Carita
Kawasan Terdampak Tsunami di Carita Jadi Ajang Selfie
Gunung Anak Krakatau bertambah tinggi 4 sampai 6 meter setiap tahun
Hari Ketiga Pascatsunami, Warga Cari Barang-Barang yang Terdampar Hingga ke Sawah
Hoaks Tsunami Susulan Bikin Resah Warga Pesisir Banten