Irjen Iriawan dirotasi dari Kapolda, KPK optimis kasus Novel tuntas
Diketahui, sudah 100 hari kasus penyerangan terhadap Novel belum terungkap. Meski sudah ada dua orang yang diperiksa, polisi belum menetapkan tersangka dari insiden tersebut.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan rotasi di tubuh Polri tidak mempengaruhi penyelidikan kasus penyerangan air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan. Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif saat ditemui dalam acara halal bihalal di gedung KPK, Jumat (21/7).
Laode mengatakan komunikasi dengan Polri tetap berlangsung dengan baik. "Akan tetap berlangsung dan akan dibicarakan terus. Komunikasi dengan Kapolda tetap berjalan," ujar Laode.
Diketahui, sudah 100 hari kasus penyerangan terhadap Novel belum terungkap. Meski sudah ada dua orang yang diperiksa, polisi belum menetapkan tersangka dari insiden tersebut.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan yang dirotasi menjadi asisten Kapolri itu mengatakan, pihaknya optimis menuntaskan kasus yang menimpa mantan Kasatgas penanganan korupsi simulator SIM itu.
"Nanti mudah-mudahan Kapolda baru bisa mengungkap itu," kata Iriawan, Kamis (20/7).
Kondisi kesehatan Novel yang kini dirawat di rumah sakit Sungapura itu, belum dipastikan pulih. Satu dari dua kelopak matanya dinyatakan perlu penanganan lebih serius.
Baca juga:
Iriawan yakin Kapolda Metro Jaya baru bisa ungkap kasus Novel
Ketua KPK akan dampingi Novel saat diperiksa polisi di Singapura
Deretan kasus belum usai selama Irjen M Iriawan jabat Kapolda Metro
Iriawan tepis digeser jadi asisten Kapolri karena kasus Novel
Ini kondisi terbaru Novel, mata kirinya rusak akibat air keras
100 hari kasus penyerangan Novel Baswedan, KPK gelar doa bersama
KPK yakin Polri serius usut kasus penyerangan Novel Baswedan