Iriawan: Kalau melanggar silakan turunkan jabatan saya
Iriawan: Kalau melanggar silakan turunkan jabatan saya. Iriawan mengatakan, akan menindak tegas ASN yang kedapatan tidak netral dalam Pilkada. Hal itu pun berlaku baginya yang siap dicopot jabatannya bila terbukti tidak netral pada Pilkada.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan memimpin apel perdana usai libur Lebaran di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Kamis (21/6). Dia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) membantunya bekerja selama tiga bulan ke depan.
Salah satu agenda utamanya adalah menyukseskan Pilkada serentak di Jabar. "Berkaitan dengan Pilkada harus berlangsung aman, sukses dan Luber," kata Iriawan.
Iriawan mengatakan, akan menindak tegas ASN yang kedapatan tidak netral dalam Pilkada. Hal itu pun berlaku baginya yang siap dicopot jabatannya bila terbukti tidak netral pada Pilkada.
"Kita saling mengawasi, saya mengawasi ASN dan ASN mengawasi saya juga. Saya pun demikian kalau saya melanggar silakan ASN Pemprov Jabar duluan yang menurunkan jabatan saya sebagai Pj Gubernur, itu komitmen saya," tegasnya.
Dalam apel pertama setelah libur panjang dihadiri sebanyak 99,2 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) Setda Pemprov Jawa Barat. Rinciannya, dihadiri oleh 837 ASN dari jumlah keseluruhan sebanyak 843 ASN.
Enam orang ASN yang tidak hadir, tiga diantara diketahui izin sakit dengan terlampir surat dokter. Sedangkan dua orang lagi izin karena cuti belajar dan satu orang cuti bersalin.
"Alhamdulillah parameter keseriusan ASN Setda Pemprov Jabar ya kehadiran ini," katanya.
Usai apel, Iriawan didampingi sejumlah kepala OPD melakukan peninjauan ke Dinas Pendidikan dan Dinas PMPTSP Jabar sekaligus silaturahmi halal bihalal. Dalam kunjungannya itu, Iriawan meminta untuk menyamakan persepsi dengan para kepala OPD dalam mempercepat dan efektivitas kerjanya.
"Iya itu silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dalam mempercepat dan efektivitas saya dalam bekerja. Saya akan bergerak cepat tentu didukung staf sehingga target-target pembangunan yang dicita-citakan tercapai. Setelah ini kami juga akan lakukan Rapim dengan unsur OPD terkait," pungkas Iriawan.
Baca juga:
Kemendagri tegaskan penunjukan Iriawan jadi Pj Gubernur Jabar tak langgar aturan
Kemendagri bakal copot Iriawan dari Pj Gubernur jika tak netral di pilkada
PKB tunggu penjelasan Mendagri sebelum putuskan sikap soal angket Pj Gubernur
PSI nilai banyak birokrat kompeten isi Penjabat Gubernur Jabar
Iriawan dapat dukungan sesepuh dan ulama Jabar
Jokowi sebut penunjukan Pj Gubernur Jabar usulan dari Kemendagri
Demokrat lobi fraksi partai di DPR soal angket pelantikan Pj Gubernur