LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

IPK 1,47, bomber Surabaya Dita Oeprianto di-DO dari Unair

Selama berkuliah, Dita tidak pernah aktif di kegiatan organisasi mahasiswa, baik di Senat Mahasiswa maupun Unit Kegiatan Mahasiswa, termasuk Kelompok Kajian di Masjid Kampus. "Jadi, sangat tidak relevan jika publik mengaitkan perilaku teror bom Surabaya dengan institusi Universitas Airlangga," katanya.

2018-05-14 20:44:44
Bom Surabaya 2018
Advertisement

Rektor Universitas Airlangga (Unair) Mochammad Nasir membenarkan, salah satu pelaku teror bom gereja di Surabaya, Dita Oeprianto, pernah kuliah di kampusnya. Ia pernah menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Unair.

"Benar bahwa pelaku teror atas nama Dita Oeprianto pernah terdaftar dan kuliah di Fakultas Ekonomi Unair dengan NIM 049114141P. Yang bersangkutan pernah terdaftar sebagai mahasiswa Diploma 3 Program Studi Manajemen Pemasaran. Bukan D3 Akuntansi," kata Mohammad Nasir dalam keterangan persnya, Senin (14/5).

Namun pimpinan Jamaah Asharu Daulah (JAD) Surabaya itu tidak menyelesaikan kuliahnya. Dita di-drop out (DO) dari fakultas lantaran nilai akademisnya jauh di bawah rata-rata.

Advertisement

"Yang bersangkutan tidak lulus alias DO dari program tersebut dan hanya menempuh 47 SKS dengan IPK 1,47," tegasnya.

Mohammad Nasich juga menjelaskan, Dita tidak pernah aktif di kegiatan organisasi mahasiswa, baik di Senat Mahasiswa maupun Unit Kegiatan Mahasiswa, termasuk Kelompok Kajian di Masjid Kampus.

"Jadi, sangat tidak relevan jika publik mengaitkan perilaku teror bom Surabaya dengan institusi Universitas Airlangga," katanya.

Advertisement

Dita Oeprianto merupakan salah satu pelaku dalam aksi teror bom bunuh diri di Jalan Arjuno. Dita mengajak istri dan keempat anaknya untuk melakukan aksi di tiga tempat berbeda. Keempat anaknya pun turut tewas dalam kejadian tersebut.

Baca juga:
Bersama Mbah Moen, Gus Ipul sebar semangat perdamaian dan peduli tetangga
Polri sebut sel teroris hendak menyerang saat kerusuhan pecah di Mako Brimob
Natasha Rizki Himbau Para Sahabat Untuk Bantu Lawan Aksi Teroris di Indonesia!
Densus 88 dan Polda Sumsel tangkap 2 terduga teroris di Palembang
Soal Terorisme di Indonesia, Natasha Rizki: Allah Tidak Tidur
Gegana masih sisir Rusunawa Wonocolo pascaledakan, warga belum bisa masuk ke hunian
25 Orang tewas dalam serangkaian teror bom di Surabaya dan Sidoarjo

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.