LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Instruksi Gubernur Kaltim Tak Keluar Rumah, Warga Panik Borong Belanjaan

Pada Jumat (5/2) malam, warga panik, dan memborong sejumlah barang kebutuhan di pasar, guna memenuhi kebutuhan mereka selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Imbasnya, harga pun melonjak.

2021-02-06 20:55:07
PSBB
Advertisement

Warga Samarinda sempat dibuat panik dengan instruksi Gubernur Kaltim Isran Noor No 1/2021, agar warga tidak keluar rumah tiap Sabtu-Minggu, mulai hari ini. Aksi borong barang kebutuhan sempat terjadi Jumat (5/2) malam. Ayam potong tembus Rp 80 ribu per ekor.

Instruksi Gubernur Isran Noor diteken Kamis (4/2), dan beredar Jumat (5/2), guna menekan sebaran Covid-19. Dua dari 8 poin penting instruksi itu, adalah meminta pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di 10 kabupaten/kota, serta warga diminta tidak keluar rumah tiap Sabtu - Minggu mulai 6 Februari 2021 ini.

Pada Jumat (5/2) malam, warga panik, dan memborong sejumlah barang kebutuhan di pasar, guna memenuhi kebutuhan mereka selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Imbasnya, harga pun melonjak.

Advertisement

"Saya jual Jumat malam tadi harga Rp 80 ribu per ekor. Karena yang beli memang ramai, stok sedikit," kata Asri (30), seorang pedagang ayam potong di kawasan sekitar Pasar Segiri Jalan Perniagaan Samarinda, Sabtu (6/2) sore.

Hari ini, Asri masih menjual ayam potong pada harga Rp 45 ribu. "Normalnya Rp 28 ribu. Karena stok sedikit. Ini saja saya jual ayam sisa tadi malam," ujar dia.

"Stok sedikit, karena kita ambil ayam dari Muara Badak (Kutai Kartanegara) dan Balikpapan. Susah kita mau bolak balik, karena kan masuk ke Balikpapan misalnya, wajib tes Covid-19. Sekali tes Rp 120 ribu. Jadi kita berhitung juga," ungkap Asri.

Advertisement

Dayat (42), pemilik usaha jajanan memerlukan telur ayam untuk membuat jajanan. Harganya pun naik, karena ramai dicari warga untuk persiapan dua hari, sesuai instruksi Gubernur.

"Tadi malam, saya beli telur sepiring harga Rp 48 ribu. Karena kurang, saya beli lagi sejam kemudian, naik jadi Rp 52 ribu. Ya warga ramai beli, karena mengira benar-benar dilarang keluar rumah," demikian Dayat.

Pantauan merdeka.com, suasana kota Samarinda sedari pagi, memang menjadi lebih lengang. Pertokoan tutup, tanpa terkecuali pusat perbelanjaan. Demikian halnya dengan pasar tradisional.

Baca juga:
Instruksi Gubernur Kaltim Tak Keluar Rumah, Warga Panik Borong Belanjaan
Ada Ganjil Genap, Kendaraan Terpaksa Putar Balik di Gerbang Tol Bogor
Tak Perlu Dipaksakan, Ini Kata Wali Kota Bandung Soal Karantina Wilayah di Kecamatan
Mau ke Vila di Puncak, Ayu Ting Ting Terkena Ganjil Genap di Kota Bogor
Khofifah Tegaskan Tidak Ada Opsi Lockdown untuk Jatim
Cegah Penularan Covid-19, Wali Kota Balikpapan Larang Warga Beraktivitas Sabtu-Minggu
Jakarta Tak Dilockdown Akhir Pekan, Anies Sebut Pemprov DKI akan Tingkatkan 3T

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.