Ini tips untuk hindari modus kejahatan di Kota Tua
Polisi juga telah melakukan patroli di kawasan bersejarah tersebut. Setiap malamnya juga ditempatkan mobil patroli.
Aksi kejahatan memang tidak mengenal lokasi dan korban, bahkan di lokasi keramaian sekalipun, seperti yang pernah terjadi di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat. Para pelaku kriminalitas seolah tak peduli jika di lokasi mereka beraksi ada petugas kepolisian. Dengan menggunakan senjata tajam, mereka dengan leluasa menguras harta benda korbannya.
Kanit Reskrim Polsektro Taman Sari Kompol Ferio Ginting mengimbau kepada pengunjung kawasan Kota Tua agar tetap waspada dengan lingkungannya. Terkait aksi perampasan yang menggunakan umpan gadis cabe-cabean, dia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada.
"Jika ada orang yang tidak terlalu dikenal, tapi kemudian akrab, harus waspada, bisa jadi orang itu akan melakukan tindak kejahatan," ujar Ferio saat dihubungi wartawan, Kamis (27/3).
Selain itu, lanjut Ferio, kepada remaja yang mengunjungi kawasan Kota Tua agar menghindari tempat-tempat yang sepi dan gelap. Tempat seperti itu bisa memancing aksi pelaku kriminal.
Untuk menekan angka kriminalitas dan memberikan rasa aman, polisi juga kerap melakukan patroli di kawasan bersejarah tersebut. Setiap malamnya juga ditempatkan mobil patroli.
"Anggota juga kita siagakan setiap saat. Mereka berpatroli," imbuhnya.
Baca juga:
Cabe-cabean, jadi piala balap liar hingga jadi umpan kejahatan
Mengaku intel KPK, Dedi dan Rusmanto coba peras RSUD Wonosari
Uang asli dan palsu ini sebelas dua belas, beda beratnya saja
Akademisi sebut Indonesia jadi 'laboratorium' kejahatan
Idolakan Bambang Pamungkas, salah gaul Febri malah jadi preman