Ini tips hindari kejahatan saat mudik
"Polisi dan TNI sudah jaga di tempat rawan kriminal tapi pemudik juga waspada ketika melajukan kendaraan."
Lawatan ke kampung halaman merupakan suatu tradisi tahunan yang hampir tak terlewatkan oleh sebagian warga. Pada bulan ini warga berbondong-bondong mudik untuk merayakan Idul Fitri dengan keluarga.
Akan tetapi, rasa takut akan adanya kejahatan selalu menghantui setiap pemudik. Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Hasbi Ibrahim, setiap kejahatan harus diwaspadai oleh setiap pemudik. Pasalnya, kata dia, tingkat kerawanan saat mudik bisa terjadi kapan saja.
"Setiap potensi kejahatan harus selalu diwaspadai pada saat mudik. Setiap orang harus mengamankan dirinya masing-masing," terang AKP Hasbi usai melepaskan ribuan pemudik tujuan Jawa di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (15/7).
Lanjut dia, bagi pemudik yang pulang ke tempat jauh dengan menggunakan kendaraan pribadi diusahakan menggunakan setiap area peristrahatan.
"Gunakan rest area yang ada. Jangan paksakan diri pada saat lelah. Akan lebih baik berkendara pada kondisi fit," tukas dia.
Selain meminta agar pemudik menjalankan kendaraannya dengan kecepatan terukur, ia juga menganjurkan agar tidak berjalan sendirian. Tegas dia, akan lebih aman jika sesama pemudik saling menjaga dan memperhatikan.
"Polisi dan TNI sudah jaga di tempat rawan kriminal tapi pemudik juga waspada ketika melajukan kendaraan. Lebih baik sesama pemudik saling jaga dan mengingatkan," papar dia.
Di pihak lain, Siran (23) seorang pemudik asal Jawa Tengah mengaku punya persiapan pribadi untuk mengantisipasi kejahatan di tengah jalan. Karena pulang seorang diri ke kampungnya, gadis ini mengaku telah menyiapkan larutan merica yang ia taruh dalam botol parfum.
"Buat jaga-jaga aja, Mas biar aman di jalan," ujarnya sembari menunjukkan botol parfum yang telah disiapkannya.
Sementara itu, pemudik lainnya, Ardiansyah, mengaku hanya mengandalkan doa dan kerja sama petugas. "Enggak ada persiapan khusus untuk itu. Doa aja biar Allah SWT lindung. Kan juga ada polisi, pasti aman deh, tandasnya.(mdk/did)