Ini sebaran abu letusan Gunung Kelud
Diperkirakan, sebaran abu akan meluas mengingat letusan masih terus terjadi hingga saat ini.
Tepat pukul 22.50 WIB, Gunung Kelud mulai mengeluarkan letusan pertamanya. Getarannya pun terasa hingga ke Solo. Sedangkan warga Blitar dan Malang dapat melihat dengan jelas letusan gunung dengan ketinggian 1731 meter itu.
Dilansir Mitigasi BPBD Kediri, Jumat (14/2), sebaran abu yang dikeluarkan dari perut gunung telah mencapai pantai selatan di Pulau Jawa. Kawasan di Yogyakarta, Pacitan, Blitar dan sekitarnya juga dihujani abu vulkanik.
Sebaran abu tersebut terpantau langsung dari satelit cuaca MTSAT sekitar pukul 01.00 WIB. Diperkirakan, sebaran abu akan meluas mengingat letusan masih terus terjadi hingga saat ini.
Dalam pantauan satelit tersebut, sebaran abu vulkanik digambarkan dengan warna putih. Sedangkan garis hijau menandakan garis pantai di sekitar Pulau Jawa.
Akibat letusan ini, sekitar 66 ribu jiwa harus dievakuasi dari lereng Gunung Kelud. Mereka berada di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Ngancar, Kepung, Plosoklaten, dan Puncu.
Perubahan status Gunung Kelud relatif cepat, dari sebelumnya aktif normal berubah menjadi waspada pada Minggu (2/2), dan siaga pada Senin (10/2) pukul 16.00 WIB, dan saat ini, Kamis (13/) pukul 21.15 WIB berubah statusnya menjadi awas.
Baca juga:
Legenda Gunung Kelud dan kisah pengkhianatan cinta Dewi Kilisuci
Tahun 1965, Gunung Kelud juga meletus pada Jumat Wage
Ini kota-kota di Jatim yang terkena sebaran abu Kelud
Gunung Kelud meletus, penerbangan ke Jatim & Jateng amburadul
Gunung Kelud meletus, ada suara dentuman di Gunung Merapi