LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini proses identifikasi tim DVI buat ungkap identitas korban Lion Air

Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 51 penumpang Lion Air PK-LQP yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang. Komandan Tim DVI Kombes Pol Lisda Cancer menjelaskan, proses identifikasi menggunakan dua metode yakni primer dan sekunder.

2018-11-09 03:01:00
Lion Air Jatuh
Advertisement

Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 51 penumpang Lion Air PK-LQP yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang. Komandan Tim DVI Kombes Pol Lisda Cancer menjelaskan, proses identifikasi menggunakan dua metode yakni primer dan sekunder.

Metode Primer menggunakan sidik jari, gigi, dan DNA korban. Sedangkan, metode sekunder memakai rekam medis atau properti korban.

Lisda menerangkan, sidik jari atau gigi bisa digunakan apabila part of body atau bagian tubuh yang diserahkan ke Tim DVI mengandung sidik jari atau terdapat bagian gigi di dalamnya terutama rahang atas atau bawah. Jikalau tidak ada keduanya, Tim dokter terpaksa menggunakan DNA.

Advertisement

"Pokoknya kami menggunakan DNA apabila bagian-bagian tidak memberikan informasi yang lain selain DNA. Tapi kalau ada sidik jari kami akan pakai sidik jari," kata Lisda kepada Liputan6.com, Rabu (7/11).

Kemudian, hasilnya akan diperkuat dengan data sekunder yakni rekam medis atau properti milik korban.

"Data medis akan membantu kami mempercepat proses identifikasi," ujar dia.

Advertisement

Berapa lama prosesnya?

Metode sekunder menggunakan sidik jari tidak memakan waktu yang lama dibandingkan DNA. Lisda menjelaskan, sidik jari jauh lebih cepat lantaran Tim Inafis telah terlatih untuk hal ini.

Dia memperkirakan, sidik jari hanya memerlukan waktu kurang dari sehari. Itu akan lebih cepat apabila semasa hidupnya korban pernah rekam sidik jari di e-KTP.

"Kalau sudah terkoneksi dengan database berapa menit sudah selesai. Jadi jika kondisi jenazah bagus dan sudah rekam sidik jari di e-KTP akan lebih cepat," ujar dia.

Berbeda dengan pemeriksaan memakai DNA yang memakan waktu lebih lama. Paling cepat waktunya empat hari sejak jenazah diterima.

"Begitu kantong jenazah datang akan dikirim ke instalansi forensik. Di sana diperiksa dulu bagian tubuh yang diterima. Nanti dimasukan ke dalam mesin. Kemudian keluar profil DNA. Begitu juga sampel ante mortem dimasukin mesin keluar porfil DNA," tutur dia.

"Ini yang dicocokin. Ante mortem sekian itu siapa cocoknya dengan post mortem berapa. Di sini yang sedikit agak lama," tutup dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Baca juga:
DVI Polri tak tampung barang milik korban Lion Air
20 Korban kecelakaan Lion Air kembali teridentifikasi, ini identitasnya
Saat bibir Kakansar Jakarta kelu ditanya kondisi korban Lion Air PK-LQP
Update terbaru temuan KNKT soal jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP
Dewi ingin ambil laptop & dokumen suami saat datangi posko evakuasi Lion Air PK-LQP

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.