LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini perbedaan Idul Adha 1439 H di Indonesia dan Saudi

Lantas, bagaimana posisi hilal saat terbenamnya matahari di Arab Saudi? Juraidi menjelaskan bahwa matahari di Saudi terbenam sekitar empat jam lebih lambat di banding Indonesia.

2018-08-14 00:35:00
Haji 2018
Advertisement

Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Dzulhijjah bertepatan 13 Agustus 2018. Sementara Arab Saudi menetapkannya bertepatan 12 Agustus 2018. Menyebabkan Idul Adha 1439 H di Indonesia berbeda dengan di Saudi.

Dengan demikian, maka Idul Adha di Saudi akan bertepatan pada 21 Agustus 2018, sementara di Indonesia 22 Agustus 2018. Sementara wukuf di Arafah akan berlangsung pada 20 Agustus 2018.

"Terjadinya perbedaan Idul Adha 1439 H antara Indonesia dan Arab Saudi karena perbedaan mathla' (tempat terbitnya bulan baru atau hilal)," kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah A Juraidi di Jakarta, Senin (13/8).

Advertisement

Menurutnya, posisi geografis Indonesia berada di sebelah timur Arab Saudi. Sehingga secara waktu, matahari terbenam lebih dulu di Indonesia.

"Posisi hilal akhir Dzulqa'dah 1439H di Indonesia masih berada di bawah ufuk, sehingga tidak bisa dirukyat (dilihat)," ujar Juraidi.

"Berdasarkan data hisab, posisi hilal akhir Dzulqa'dah 1439H di Indonesia berkisar antara minus 1 derajat 43 menit sampai 0 derajat 14 menit," sambungnya.

Advertisement

Untuk itu, lanjut Juraidi, bulan Dzulqa'dah digenapkan 30 hari sehingga 1 Dzulhijjah bertepatan 13 Agustus 2018.

Lantas, bagaimana posisi hilal saat terbenamnya matahari di Arab Saudi? Juraidi menjelaskan bahwa matahari di Saudi terbenam sekitar empat jam lebih lambat di banding Indonesia.

"Saat matahari terbenam di Saudi, posisi hilal sudah berada di atas ufuk. Berdasarkan data hisab, posisi hilal sekitar 2 derajat 37 menit," tuturnya.

"Hasil sidang di Saudi lalu menetapkan hilal bisa dirukyat sehingga 1 Dzulhijjah bertepatan 12 Agustus 2018," tandasnya.

Kepada umat Islam di Indonesia yang akan menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah, Juraidi mengimbau agar tidak perlu bimbang untuk melaksanakannya sesuai ketetapan pemerintah Indonesia. Sebab, waktu puasa dan shalat ditetapkan secara lokal berdasarkan kondisi negara masing-masing.

Baca juga:
Hasil sidang isbat, pemerintah tetapkan Idul Adha jatuh 22 Agustus 2018
Jelang Idul Adha, Pemprov DKI periksa kesehatan hewan kurban
Berat lebih dari 1 ton, dua sapi kurban milik Jokowi berasal dari Agam
Jelang Idul Adha, sejumlah sapi di Ngawi digelonggong
Jelang Idul Adha, Anies larang pedagang hewan kurban jualan di trotoar

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.