Ini peran para perampok rumah eks bos ExxonMobil di Pondok Indah
Polisi juga masih memburu satu orang tersangka satu lagi berinisial C.
Polisi kembali meringkus tiga pelaku perampokan disertai penyekapan di rumah Asep Sulaiman, Pondok Indah, Sabtu (3/9) kemarin. Dua tersangka ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Pegantungan RT 08 RW 07, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon sekitar pukul 17.00 WIB, sedangkan satu lagi diciduk di kawasan Tangerang.
"Yang pertama inisial RH alias Hans dan H. Yang satu akhirnya kami tetapkan sebagai tersangka berlaku sebagai driver dalam aksi perampokan. Yang kedua kami lepas karena tidak mengetahui, hanya menjadi tempat persembunyian bagi Hans," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/9).
Menurut Hendy, dari pengakuan Hans kepolisian kemudian meringkus pelaku lainnya berinisial SHS alias Aminudin. Hendy mengatakan, Aminudin ini berperan mengawasi lingkungan sekitar pada saat pelaku AJS dan S masuk ke dalam rumah Asep, yang diketahui merupakan eks petinggi ExxonMobil.
"Motif yang bisa kami simpulkan sampai dengan hari ini diperkuat dengan kedua pelaku yang terakhir kita amankan adalah murni perampokan," kata Hendy.
Hendy mengatakan, para pelaku lebih dulu merancang skenario sebelum melaksanakan aksinya. Mereka membagi peran yang dikomandoi AJS sebelum menjalankan aksinya tersebut.
"Keterangan mereka bahwa pada saat sebelum perampokan sudah dimulai dengan perencanaan, ada pembagian tugas yang dinyatakan secara tegas oleh AJS, rencana perampokan di rumah sakit Qadr Karawaci," kata Hendy.
Para pelaku kemudian datang menggunakan mobil fortuner ke kediaman korban. Saat itu, dua pelaku yakni AJS dan S masuk dengan memanjat rumah korban menggunakan jangkar dan tali hingga sampai lantai satu yang berisi kamar pembantu dan tempat fitnes.
"Kemudian di dalam kediaman korban, AJS sudah mendongkan pistol kepada korban dan merampas dompet milik istri korban serta mengumpulkan 3 unit handphone milik korban. Selama beberapa jam barang-barang tersebut dalam penguasaan dua pelaku. Mulai pukul 06.00 pagi sampai 10.00 WIB. Kemudian karena istri korban teriak-teriak melalui balkon termasuk Pak Asep juga teriak-teriak. Karena ada kerumunan masa yang mengepung rumah sehingga para pelaku ini terhalangi niatnya. Jadi kami simpulkan motifnya murni perampokan," kata Hendy.
Terkait perampokan ini juga, polisi sudah mengamankan satu mobil Toyota Fortuner B 1746 CLP di kawasan Karawaci. Polisi juga masih memburu satu orang tersangka satu lagi berinisial C.
Baca juga:
Ini skenario AJS rencanakan perampokan di rumah eks bos Exxonmobil
Gelimang harta perampok di Pondok Indah
Tiga DPO kasus perampokan di Pondok Indah dibekuk
Fortuner milik perampok di Pondok Indah ditemukan di Karawaci
Misteri aktor intelektual kasus penyanderaan di Pondok Indah
Pelaku tertutup, motif perampokan di Pondok Indah belum ditemukan
Perampok di Pondok Indah minta istrinya dilindungi saat diperiksa