Ini penyebab pabrik konveksi di Bekasi ambruk
Ini penyebab pabrik konveksi di Bekasi ambruk. "Jumlah karyawan perusahaan konveksi itu mencapai 150 orang," kata Umar kepada merdeka.com, Sabtu (12/11).
Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota menyelidiki penyebab ambruknya gedung yang digunakan untuk memproduksi konveksi milik PT. Tulip Promo Karya di Jalan Al Nusa RT 4 RW 6, Kelurahan Jatiranggon, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.
Dalam insiden yang terjadi pada Jumat (11/11) petang itu, seorang buruh di pabrik tersebut, Abdul Munir (27) tewas tertimpa reruntuhan beton, sedangkan dua lainnya mengalami luka berat, dan masih dirawat intensif di RS. Mitra Keluarga Cibubur.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Umar Surya Fana mengatakan, gedung baru ditempati oleh perusahaan konveksi itu pada pertengahan Juli 2016 silam. Sebelumnya, bangunan dua lantai yang berdiri di atas lahan sekitar 200 meter tersebut dipakai oleh perusahaan penyalur tenaga kerja Indonesia ke luar negeri.
"Jumlah karyawan perusahaan konveksi itu mencapai 150 orang," kata Umar kepada merdeka.com, Sabtu (12/11).
Menurut dia, ketika wilayah itu diguyur hujan deras disertai angin sekitar pukul 15.30 WIB, mendadak lantai dua di bagian belakang ambruk. Reruntuhan menimpa sejumlah pekerja yang berada di bawahnya.
"(Penyebab ambruk) sepertinya kontruksi tidak kuat menahan beban," kata Umar.
Diberitakan sebelumnya, sedikitnya lima orang menjadi korban ambruknya lantai dua gedung tersebut. Para korban ialah, Abdul Munir (meninggal dunia), Sutiono dan Suryaningsih (luka berat), Elis dan Vita (luka ringan).
Baca juga:
Pabrik konveksi ambruk, satu orang tewas dan empat luka-luka
Hujan deras, dinding kaca altar Gereja SanMaRe Bintaro roboh
Kantor BPR Kota Kediri roboh, 2 karyawan terluka
Tebing lereng Merapi runtuh, seorang penambang tewas tertimbun