LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini pembelaan Kalbe Farma soal obat bius buat 2 pasien meninggal

Kasus ini sedang diselidiki Kemenkes, BPOM dan pihak terkait.

2015-02-18 12:14:03
Malapraktik
Advertisement

Dua orang pasien RS Siloam Karawaci meninggal dunia setelah mendapat injeksi obat bius yang salah. Dua pasien itu diinjeksi Buvanest Spinal 0,5 persen produksi Kalbe Farma, untuk kepentingan tindakan operasi.

Injeksi diberikan di bagian punggung sebelum operasi dilakukan. Setelah operasi selesai, pasien tiba-tiba saja kejang dan gatal-gatal. Sempat dimasukkan ke ruangan ICU, pasien akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Menanggapi hal tersebut, External Communication Senior Manager PT Kalbe Farma Tbk, Hari Nugroho mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Terkait kasus Siloam, sejauh ini Kalbe masih menunggu penelusuran yang dilakukan oleh BPOM, jadi kita belum bisa memberikan langkah-langkah," katanya di kantor Kalbe, Jakarta Pusat, Rabu, (18/2).

Hari melanjutkan, pihak Kalbe Farma siap mematuhi seluruh rekomendasi BPOM yang dihasilkan dari proses investigasi tersebut.

"Kalau BPOM ngasih rekomendasi, apapun itu, kami siap patuhi nantinya," tambahnya.

Ia menegaskan, demi menjamin keselamatan pihak konsumen, Kalbe Farma telah menarik peredaran obat Buvanest Spinal.

"Yang jelas, Kalbe telah menarik seluruh peredaran Buvanest Spinal demi keselamatan konsumen serta sebagai tidak preventif," tegasnya.

Seperti diketahui, peristiwa ini bermula saat dua orang pasien, pada 12 Februari, pria dan wanita harus menjalani tindakan operasi. Seperti SOP yang ada, dua pasien itu harus mendapat injeksi lebih dulu. Dalam proses injeksi yang dilakukan dokter anastesi, rupanya isi dan label anastesi Buvanest Spinal terjadi ketidakcocokan.

Kasus ini sedang diselidiki Kemenkes, BPOM dan pihak terkait.

Baca juga:
2 Pasien meninggal akibat salah obat bius, siapa bertanggung jawab?
Ahok suruh Dinkes tarik obat bius yang buat pasien Siloam meninggal
Dinkes Tangerang larang RS pakai obat bius yang tewaskan 2 pasien
Soal 2 pasien tewas di RS Siloam, Komisi IX DPR akan panggil Menkes

Baca juga:
Bayi korban operasi RS Siloam selamat
2 Pasien tewas, RS Siloam minta keluarga tunggu hasil investigasi
Kalbe Farma baru tarik Buvanest Spinal saat 2 pasien meninggal
Ini jawaban RS Siloam soal pasien tewas usai operasi
DPR minta Menkes tarik semua obat bius produksi Kalbe Farma
Menkes akan tarik obat bius penyebab 2 pasien RS Siloam meninggal
Salah obat bius, 2 pasien RS Siloam meninggal

Advertisement
(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.