Ini Motif Tukang Parkir Tusuk Teman hingga Tewas di Pasar Tasik Cideng
Komarudin menerangkan, tersangka kemudian pergi ke Jembatan Tinggi untuk membeli sebuah pisau. Senjata tajam digunakan untuk melukai korban.
Tukang parkir berinisial SRS (43) meregang nyawa usai ditusuk di kawasan Pasar Tasik, Cideng, Jakarta Pusat, Kamis (16/3). Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menerangkan, tersangka inisial HR kesal dengan korban. Gara-garanya korban tak mau membagi hasil parkiran.
"Sebelumnya mereka biasa berkelompok biasanya hasil parkiran selalu dibagi dan hari itu korban tidak mau membagi hasil parkiran selanjutnya untuk kedua kali di hari yang sama juga tersangka meminta tidak diberikan oleh korban," kata Komarudin kepada wartawan, Jumat (17/3).
Komarudin menerangkan, tersangka kemudian pergi ke Jembatan Tinggi untuk membeli sebuah pisau. Senjata tajam digunakan untuk melukai korban.
"Mengakibatkan korban menderita 4 luka tusukan 1 di bagian perut, 2 bagian dada dan satu lagi punggung belakang," ujar Komarudin.
Akibat penusukan itu, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. "Korban atas nama Slamet Riyadi Siregar alias Ucok meninggal dunia," ujar dia.
Tersangka melarikan diri ke arah Cengkareng. Identitas pelaku penusukan telah teridentifikasi. Komarudin mengatakan, pihaknya kemudian mengerahkan tim untuk memburu tersangka.
"Tim berhasil mengamankan tersangka di kediaman atau di sekitar kediamaan keluarganya di Cengkareng," ujar dia.
Komarudin menerangkan, pihaknya masih menggali keterangan tersangka terkait pemicu penusukan korban. Dia menyebut, tersangka sempat berupaya menghilangkan barang bukti.
"Tersangka sempat memberitahukan keluarga yang di Cengkareng dan sempat juga mencuci baju yang dikarenakan untuk menghilangkan barang bukti," ujar dia.
Guna mempertanggungjawabkan tersangka dijerat dengan Pasal pembunuhan berencana 340 KUHP subisider Pasal 338 KUHP.
"Ancamannya hukuman mati," tandas dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
(mdk/ray)