Ini kronologi kecelakaan pasutri jatuh dari JLNT
Ketika melihat polisi, pengendara balik arah dengan melawan arus.
Kecelakaan pengendara motor pasangan suami-istri di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Tanah Abang-Kampung Melayu Senin (27/1) malam, sekitar pukul 22.45 WIB, menelan korban jiwa. Si suami mengalami luka-luka, sementara istrinya tewas karena terjatuh dari JLNT.
Menurut Kapolsek Setiabudi, Jakarta Selatan, AKBP Tri Suhartanto, awalnya si pengendara motor Honda Beat Nomor Polisi B 3843 SLA, datang dari arah Kampung Melayu melewati salah satu jalur JLNT.
Namun ketika melihat polisi, pengendara balik arah dengan melawan arus. "Padahal seharusnya jalur yang dia lewati dari Kampung Melayu ke Tanah Abang, sesuai rambu-rambu jalur itu tidak boleh dinaiki sepeda motor," kata Tri, Senin malam di lokasi.
Namun karena melawan arus, tiba-tiba ada mobil mini bus melaju dengan kecepatan tinggi. Lalu pengendara itu mencoba menghindari minibus, tapi akhirnya tertabrak juga.
Korban laki-laki terjatuh mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke Rumah Sakit AL dr Mintohardjo. Sementara istrinya dibonceng yang sedang hamil muda, terlempar hingga jatuh ke sisi luar JLNT arah sebaliknya setinggi 11 meter hingga tewas. Jenazahnya dibawa ke RSCM.
Baca juga:
Ini TKP wanita hamil muda tewas terjatuh dari JLNT Ambassador
5 Fakta tragis kecelakaan di JLNT yang tewaskan ibu hamil
Kecelakaan pertama di JLNT, ibu hamil tertabrak, jatuh dan tewas
Ditabrak mobil pemotor tewas terjatuh dari JLNT di Ambassador
Ini jurus jitu Kapolri kurangi kecelakaan motor