Ini kekuatan buruh yang akan geruduk Istana Presiden Jokowi
Puluhan ribu buruh ini akan berkumpul di Bundaran HI dan bergerak ke istana.
Para buruh akan menggelar demo besar-besaran pada hari ini. Buruh dari Jabodetabek, Banten dan Jabar akan serempak 'mengepung' Istana Presiden.
Informasi yang diterima redaksi merdeka.com, direncanakan ada 30.000 lebih buruh yang mengikuti aksi unjuk rasa tersebut. Mereka akan berkumpul di Bundaran HI, Jakarta Pusat pukul 09.00 WIB, Selasa (1/9). Setelah itu akan bergerak bersama ke Istana.
Berikut perincian kekuatannya:
1. FSPMI. : 20.000 orang
2. SPN. : 5.000 orang
3. FSP KEP. : 4.000 orang
4. Aspek Ind. : 3.000 orang
5. FSP Farkes. : 1000 orang
6. PGRI. : 500 orang
7. FSP PPMI. : 200 orang
8. FSP Par Ref : 200 orang
9. FSP ISI. : 200 orang
Isu yang diangkat masih seputar kesejahteraan buruh. Mereka menuntut jaminan pensiun, revisi total hubungan industrial dan menolak upah murah.
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti meminta para pendemo tidak melakukan aksi anarkis saat berdemo, Selasa (1/9). Meski demikian, kata dia, pengamanan akan tetap dilakukan secara ketat oleh Polri dan TNI.
"Saya berharap besok bisa berjalan damai dan aman, tidak ada pelanggaran hukum yang berarti. Rekan-rekan buruh tidak melakukan sweeping, kekerasan, menutup jalan, atau menduduki tempat tertentu," ujar Badrodin usai mengadakan rapat di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (31/8).
Untuk pengamanan demo, jelas dia, pihaknya akan menurunkan 11 ribu personel yang juga didukung oleh TNI. "Pasukan 11 ribu ada cadangan. Dari TNI juga siap," papar dia.(mdk/ian)