Ini identitas 3 korban tewas terjatuh dari gedung Mitra Mal Malang
Ketiganya terjatuh saat memasang lampu.
Tiga korban meninggal dunia dalam kecelakaan di Gedung Mitra Swalayan Kota Malang adalah pekerja yang sedang membenahi lampu. Ketiganya terjatuh hampir bersamaan dengan gondola yang mengaitkan keranjang yang digunakan bekerja.
Ketiga korban tewas adalah Suprayitno (66) asal Bratang Wetan, Ngagelrejo, Surabaya, Abim (56) asal Pandegiling, Surabaya. Satu korban atas nama Yudi, di mana tidak ditemukan KTP, kecuali STNK di kantongnya atas nama Djain Lie Biauw asal Wonokromo, Surabaya.
Kejadian sekitar pukul 13.00 WIB, di mana alat pengait yang digunakan terjatuh karena beban penyeimbang yang kurang kuat. Beban keduanya membuat penyeimbang dan peralatan yang ada di puncak gedung terjatuh menimpa tempat mainan anak-anak.
Wakapolres Kota Malang, Kompol Dewa Putu Eka mengungkapkan, ketiga korban meninggal dunia di lokasi. Saat ini telah selesai dilakukan identifikasi TKP dan evakuasi korban.
"Hasil identifikasi TKP ada tiga korban meninggal dunia. Ketiganya sedang memperbaiki lampu dan terjatuh," kata Dewa Putu Eka di lokasi kejadian, Selasa (5/12).
Polisi sedang meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pengelola gedung. Sementara korban dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.
"Kita mintakan visum untuk mempermudah proses pengungkapannya. Sementara itu, kita belum berani menyimpulkan," katanya.
Matius Zumain Zakaria, saksi mata kejadian menuturkan dia melihat dua orang dalam keranjang meluncur jatuh dari lantai 5. Sejumlah orang di lokasi mendengar suara benda berat jatuh, diikuti keranjang yang dinaiki para korban.
"Terdengar suara grubyak, disusul dua orang di dalam keranjang terjatuh. Alatnya jatuh, terbalik," kata Matius yang sehari-hari menjadi tukang becak di depan TKP.
Baca juga:
Pasang lampu di Gedung Mitra Mal Malang, 3 pekerja tewas terjatuh