Ini hotel Palais Dago yang disebut milik anak Komjen Budi Gunawan
Saat ingin mengonfirmasi mengenai kepemilikan hotel, pihak hotel mengaku tidak tahu
Hotel The Palais yang berada di kawasan Dago Bandung disebut-sebut milik anak Komjen Budi Gunawan yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK. Kondisi hotel yang kental dengan gaya arsitektur Eropa itu, bisa dikatakan cukup sibuk.
Beberapa awak media, Kamis (15/1) mencoba mengonfirmasi kebenaran kepemilikan tersebut Namun hotel yang letaknya berhadapan dengan sekolah mantan Presiden BJ Habibie ini, yakni SMAK Dago, dijaga banyak petugas keamanan. Mereka seolah tidak memberi izin untuk dipertemukan dengan manajemen.
"Semua manajemen tidak ada di dalam semuanya lagi sibuk," kata salah satu petugas keamanan berperawakan kurus ini.
Ketika wartawan ingin menanyakan kepada pihak lobi hotel, petugas keamanan ini mengikuti para wartawan. Jawaban sama pun terlontar dari petugas hotel lainnya, "Manajemen sedang berada di luar semuanya, jadi kami tidak bisa mengasih keterangan apapun,".
Salah satu petugas hotel di dalam yang mengenakan batik tidak mengetahui banyak ihwal kepemilikan hotel ini. Dia mengaku baru dua bulan bekerja di hotel Palais. "Saya baru dua bulan, jadi saya belum tahu apa-apa. Saya enggak tahu pemilik yang di atas-atasnya," terangnya. Dia menyebut hotel tersebut memiliki 21 kamar dengan tarif termurah Rp 575 ribu permalam.
Hotel The Palais Dago berada di pusat keramaian kota Bandung. Tepatnya berada di Jalan Ir H Juanda, Bandung dan berlokasi di tengah-tengah sederet Factory Outlet (FO) yang memang selalu ramai di akhir pekannya. Bangunan nyentrik dengan kubah ini cukup menarik perhatian. Selain hotel di lahan yang sama berdiri butik LAVIENA.
Baca juga:
Desmond: Komjen Budi tersangka, KPK merongrong kekuasaan
Samad sebut Jokowi langgar tradisi bila ngotot lantik Komjen Budi
DPR serahkan surat hasil paripurna Komjen Budi Kapolri ke Jokowi
Para aktivis dulu mendukung kini ajak rakyat lawan Jokowi
Jokowi perintahkan Jaksa Agung tancap gas soal penegakan hukum
'Jokowi sudah batal wudhu sebagai imam pemerintahan'