LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini hasil uji balistik glock 17 yang digunakan untuk tembak Gedung DPR

Delapan peluru tersebut berkaliber 9x19 milimeter.

2018-10-23 13:07:16
DPR
Advertisement

Polisi melakukan uji balistik terkait penembakan Gedung DPR di lapangan tembak Hoegeng Imam Santoso, Brimob Kelapa Dua Depok. Aiptu Nanang Yulianto selaku penguji coba melakukan uji tembakan dari 300 meter dengan posisi lurus menuju sasaran.

Sasaran diilustrasikan dengan gambar dari kertas yang ditempel di kaca dengan jarak 300 meter dari penembak. Di belakang kaca terdapat triplek tiga lapis dengan ketebalan 16 mili. Jarak antara kaca dan triplek sekitar satu meter.

Aiptu Nanang melepaskan tembakan dari sudut kemiringan 15-20 derajat. "Hanya satu yang masuk sasaran, tujuh lainnya lolos," kata Aiptu Nanang, Selasa (23/10).

Advertisement

Delapan peluru tersebut berkaliber 9x19 milimeter. Namun delapan peluru tersebut berbeda merk. "Yang tujuh itu PMC, nggak kena. Yang satu tadi dari Pindad, langsung kena," tukasnya.

Menurutnya, dari delapan peluru tersebut memang berbeda spesifikasi. Peluru merk PMC memiliki berat 115 grim. Sedangkan buatan Pindad memiliki berat 124 grim. "Hanya berpengaruh pada akurasi saja untuk jarak jauh seperti ini yang lebih berat lebih stabil menuju sasaran," paparnya.

Di tempat yang sama, Kasubdit Senjata Api Puslabfor Mabes Polri, Kompol Arif Sumirat menambahkan dari uji balistik diketahui bahwa peluru kaliber 9x19 bisa menembus jarak 300 meter. Bahkan kaliber ini bisa sampai pada jarak 2,3 KM. "Yang kita fokuskan di sini adalah peluru 9x19 nya bukan pada senjata. Kebetulan yang dipakai adalah glock 17," katanya.

Advertisement

Dari uji balistik terlihat peluru menembus sasaran dengan menyisakan lubang di kaca. Kemudian peluru juga menembus triplek di belakangnya. "Kalau (sasaran) pecah menandakan kekuatan lemah. Namun ternyata kaca sasaran ini bolong," pungkasnya.

Baca juga:
Bongkar kasus peluru nyasar DPR, polisi uji balistik di Mako Brimob
Uji coba senjata tersangka peluru nyasar ke DPR, penembak lepaskan 8 peluru
Temukan 'switch auto' di Lapangan Tembak, pendamping kasih ke tersangka peluru nyasar
Penjelasan polisi soal peluru Glock 17 yang nyasar di Gedung DPR
Dua PNS Kemenhub jadi tersangka penembakan gedung DPR, ini respons Menhub Budi

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.