Ini harapan Mendikbud untuk guru di Indonesia
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, berharap para guru semakin profesional dalam pengabdiannya. Untuk itu, ada tiga hal harus dipenuhi menjadi seorang guru.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, berharap para guru semakin profesional dalam pengabdiannya. Untuk itu, ada tiga hal harus dipenuhi menjadi seorang guru.
"Pertama keahlian, dia harus meningkatkan dan mengupdate keahliannya, dia seorang expert di bidang pendidikan. Kedua, dia harus terus memperkuat tanggung jawab sosialnya, karena guru itu sebenarnya pekerjaan panggilan jiwa," kata Muhadjir di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Jumat (25/11).
"Kalau sekarang banyak guru yang belum menjadikan guru sebagai panggilan jiwa mohon segera meluruskan niat. Jangan sampai salah niat menjadi guru tidak sebagai panggilan jiwa, malah jadi beban pekerjaan dan kerjanya setengah-setengah dan kerjanya enggak ikhlas, itu bisa menimbulkan mal praktik," sambung Muhadjir.
Ketiga, lanjut Muhadjir, guru juga harus bisa memperkuat kolegalitasnya di asosiasi profesi berdampingan dengan perkumpulan organisasi guru sudah ada. Sehingga nanti mulai ada spesialisasi masing-masing pekerjaan itu, sesuai dengan keahlian dan bidang studi masing-masing.
"Kemudian harus bisa mengambil bagian peran terhadap tanggung jawab dan haknya," ucap mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.
Sebagaimana UU Sisdiknas, guru itu tanggungjawabnya adalah mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan penilaian pendidikan. Sehingga lanjutnya, secara perlahan pihaknya akan melakukan penilaian yang saat ini masih belum 100 persen dilakukannya.
Baca juga:
Pesan Mendikbud buat para guru: Kita menentukan masa depan bangsa
Mendikbud sebut profesionalitas guru di Indonesia masih proses
Mendikbud Muhadjir sebut kesenjangan guru bukan hanya soal upah
Hari Guru, Sumarsono ingatkan pengajar tak terlibat politik praktis
Jika terpilih jadi Gubernur DKI, Agus janji tingkatkan gaji guru