LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini dokumen perjanjian 2 perusahaan lobi urus kunjungan Jokowi di AS

Dokumen ini dibuat sejak 8 Juni 2015 lalu. Apa saja isinya?

2015-11-07 21:12:59
Presiden Jokowi
Advertisement

Lewat tulisannya, dosen Ilmu Politik Asia Tenggara di School of Oriental and African Studies Michael Buehler menuding Presiden Joko Widodo menggunakan jasa konsultan selama kunjungannya di Amerika Serikat (AS). Beberapa pertemuan yang dilakukan antara Indonesia dengan sejumlah pemangku kebijakan di negeri tersebut disebutkan berkat lobi perusahaan asal Singapura.

Dalam artikel berjudul "Menunggu di Lobi Gedung Putih" yang dia tulis di situs New Mandala (http://asiapacific.anu.edu.au) kemarin, Buehler mengatakan konsultan Singapura Pereira Internasional PTE LTD membayar senilai USD 80 ribu kepada perusahaan pelobi R&R Partners, Inc di Las Vegas, AS untuk membantu Presiden Jokowi bertemu dengan Obama.

Sebenarnya, seperti apa isi dokumen yang dibeberkan Buehler tersebut, benarkah sampai melibatkan jasa konsultan swasta?

Dari penelusuran merdeka.com, Sabtu (7/11), dokumen tersebut tersimpan dalam berkas Departemen Kehakiman AS. Dokumen tersebut berisi perjanjian antara dua perusahaan lobi, yakni Pereira International dan R&R Partners.

Perjanjian antara perusahaan asal Singapura dan AS tersebut dibuat sejak 8 Juni 2015. Pereira meminta R&R untuk membantunya mempersiapkan sejumlah agenda selama Jokowi berkunjung di AS. Termasuk pertemuan-pertemuan dengan sejumlah pemangku kebijakan. Dokumen ini memuat 9 pasal dan 37 ayat di dalamnya.

Dokumen perjanjian antara kedua perusahaan ini bisa diakses di situs milik Kementerian Kehakiman AS sejak 17 Juni 2015. Pemohon akan menyediakan jasa konsultan dan layanan lobi di bidang hubungan internasional bagi pemerintah Republik Indonesia.

Layanan yang diberikan itu antara lain, menggelar dan menghadiri pertemuan antara pembuat kebijakan kunci serta para anggota Kongres, termasuk Departemen Dalam Negeri AS. Kemudian mengamankan joint session antara Kongres selama kunjungan Jokowi di AS.

R&R juga akan mengidentifikasi dan bekerja sama dengan kelompok-kelompok organisasi, media dan publik yang mendukung kedatangan Jokowi di AS. Atas pekerjaan tersebut, R&R mendapatkan bayaran sebesar USD 80 ribu yang dicicil sebanyak empat kali.

Di akhir bagian, terdapat perjanjian tambahan atau addendum, di mana R&R tak hanya mempertemukan pemerintah Indonesia dengan pemangku kebijakan dan anggota legislatif AS saham, tapi juga pemerintah AS.

Advertisement

Baca juga:
Maruarar Sirait sebut setoran pajak bakal kurang hingga Rp 200 T
Menlu buktikan lawatan Jokowi ke AS bukan diatur konsultan Singapura
JK tegaskan Indonesia tak kucurkan duit buat melobi Obama
Kemlu bantah Jokowi bertemu Obama lewat lobi konsultan Singapura
Beredar tudingan pertemuan Jokowi-Obama diatur konsultan Singapura

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.