Ini deretan barang bukti hasil OTT Polri di Kemenhub
Ini deretan barang bukti hasil OTT Polri di Kemenhub. Enam orang dibekuk dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar aparat kepolisian di Kementerian Perhubungan. Dua di antaranya merupakan Pegawai Negeri Sopil, satu pegawai swasta dan sisanya pekerja honorer, masing-masing berinisial D, AR, Ad, D, T dan NM.
Enam orang dibekuk dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar aparat kepolisian di Kementerian Perhubungan. Dua di antaranya merupakan Pegawai Negeri Sipil, satu pegawai swasta dan sisanya pekerja honorer, masing-masing berinisial D, AR, Ad, D, T dan NM.
Tak hanya membekuk enam orang, polisi juga menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 17.270.000. Uang tersebut diamankan dari tersangka AR, PNS golongan 2D.
"Pertama dari PT CIS Rp 400 ribu. Kedua, Pengurusan buku pelaut untuk 35 siswa dari SMK Santa Lusiana Jakarta sebanyak Rp 5 juta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (11/100.
Awi melanjutkan, uang yang diberikan dari PT Sumber Bakat Insani sebanyak Rp 870 ribu mengalir ke Kasubdit Kepelautan Feri Rp 200 ribu, Kasi Pengawakan Gunawan Rp 200 ribu, Abdu Rasid Rp 50 ribu, Pengurusan sijil 50 ribu (seharusnya gratis), pengurusan stempel buku pelaut (sign off) Rp 270 ribu (seharusnya gratis) dan untuk Hendi Rp 100 ribu.
"Keempat, untuk Pak Delsey staf bagian ruangan Rp 5 juta. Kelima, dari Pak Ali untuk pengurusan buku pelaut 5 juta. Keenam, dari PT KSM untuk pengambilan 4 buku pelaut 800 ribu," sambungnya.
Dari tangan T, diamankan uang sebanyak Rp 4,8 juta pecahan seratus ribu dan lima puluh ribu serta dua buah handphone.
Baca juga:
Ini alasan Jokowi datangi langsung OTT pungli di Kemenhub
Petugas sita puluhan juta dan rekening Rp 1 M di Gedung Kemenhub
Pungli di Kemenhub, dari nelayan pakai kapal sampai buat buku pelaut
OTT di Kemenhub, polisi bekuk 6 penerima dan pemberi suap
Jokowi perintahkan tangkap dan pecat pejabat ketahuan pungli