LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini cara mencari jenazah korban AirAsia, manfaatkan burung

Komandan kapal meyakini ada banyak cara untuk menemukan jenazah di tengah laut.

2014-12-31 16:02:41
AirAsia QZ8501 Hilang
Advertisement

Komandan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh 593, Letnan Kolonel Laut (P) Arief Budiman mengatakan, sejumlah pertanda yang bisa mensinyalir adanya kemungkinan keberadaan pesawat AirAsia QZ8501, yang hilang kontak sejak Minggu (28/12) kemarin, dapat diketahui dari sejumlah tanda-tanda yang ada di alam.

Hal itu disampaikan Arief saat memberikan komando dan pengarahan, kepada para prajurit TNI yang siaga mengawasi permukaan laut dari wilayah-wilayah perairan yang dilalui KRI Banda Aceh tersebut, seperti yang dilaporkan wartawan merdeka.com Mohammad Yudha Prasetya langsung dari KRI Banda Aceh di Laut Jawa.

"Karena sudah beberapa hari di dalam air, jadi jenazah para korban dipastikan sudah membesar. Jika ada kumpulan burung di permukaan laut, bisa dipastikan sebagai ciri adanya korban yang mengapung di sekitarnya," katanya di KRI Banda Aceh, Rabu (31/12).

Diketahui, pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak sejak Minggu (28/12). Pesawat sempat menghubungi Air Traffic Control (ATC) Bandara Soekarno-Hatta untuk meminta izin naik ke ketinggian 38.000 kaki dari yang sebelumnya 32.000 kaki untuk menghindari cuaca buruk. Namun, tak lama setelah, itu pesawat hilang dari radar.

Tim SAR telah diterjunkan di bawah panduan Badan SAR Nasional. AirAsia mengklaim bahwa kondisi pesawat layak terbang dan telah melakukan perawatan berjadwal terakhir pada 16 November 2014.

Melalui data manifes penumpang, pesawat AirAsia QZ8501 ini diketahui membawa 155 orang penumpang yang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 orang anak-anak, dan 1 orang balita. Di dalam pesawat itu, ada pula warga negara asing penumpang dan awak kabin yakni Singapura 1 orang, Inggris 1 orang, Malaysia 1 orang, Korea Selatan 3 orang, dan Prancis 1 orang.

Baca juga:
Tiba di Juanda, jenazah korban AirAsia dibawa ke RS Bhayangkara
CEO AirAsia puji kinerja Basarnas dalam temukan QZ8501
Ini cara mencari jenazah korban AirAsia, manfaatkan burung
5 Jenazah korban AirAsia dievakuasi ke KRI Banda Aceh
Basarnas dalami informasi adanya penumpang AirAsia yang selamat
CEO AirAsia Tony Fernandes datangi Pangkalanbun

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.