Ini cara Komjen Sutarman agar polisi dan TNI tak sering bentrok
Kasus bentrokan terakhir terjadi di Venus Karaoke Depok Town Square akhir pekan lalu.
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman tak ingin peristiwa keributan di Venus Karaoke Depok Town Square beberapa waktu lalu, antara personel TNI dan anggota Brimob terulang. Menurut dia, peristiwa itu terjadi akibat ulah anak-anak yang tak mampu menahan emosi. Agar peristiwa ini tak terulang, ia akan menggelar olahraga bersama antara polisi dan TNI.
"Ini bukan TNI dan Polri. Ini kan anak-anak bisa berantem," kata Sutarman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/10).
Calon Kapolri ini mengatakan, ia sudah punya sejumlah agenda untuk membangun keharmonisan antara personel TNI dan Polri. Dia mencontohkan, akan membuat program pendidikan dan olahraga bersama antara TNI dan Polri.
Yang tidak kalah penting dari program-program itu, lanjut dia, adalah teladan dari para pimpinan. Sutarman menyatakan para pimpinan TNI dan Polri harus menjadi contoh yang baik bagi anak buah. "Kita harus menjadi teladan," katanya.
Peristiwa keributan antara anggota TNI dan Polri berujung penusukan. Menurut Pangdam Jaya, Mayjen TNI E Hudawi Lubis, peristiwa bermula karena terjadi selisih paham antara keduanya. Saat itu, salah satu dari kedua korban saling meminta rokok.
"Berawal dari minta rokok, saling minta rokok. Entah siapa mulai duluan, di situlah salah pahamnya," ujar Hudawi, Sabtu (19/10) lalu.
Atas kejadian itu, pihaknya telah menginformasikan kepada atasan pelaku untuk ditindaklanjuti. Para pelaku akan diperiksa usai menjalani perawatan di rumah sakit.(mdk/has)