LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini Alasan Pemerintah Longgarkan Mobilitas dan Izinkan Masyarakat Mudik Lebaran 2022

Dia merinci per 2 April 2022, Reproduction Rate di angka 1. Kemudian kasus mingguan menurun yakni 3.671 per hari.

2022-04-08 08:40:53
Ramadan Update
Advertisement

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Abraham Wirotomo mengungkapkan alasan pemerintah melonggarkan mobilitas dan mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran tahun ini. Dia menerangkan, keputusan tersebut diambil setelah melalui kajian ilmiah dan mengacu pada beberapa indikator pengendalian pandemi Covid-19.

“Terkendalinya kondisi pandemi dan besarnya animo masyarakat untuk mudik ini, yang menjadi alasan kuat bagi pemerintah memberikan kelonggaran-kelonggaran. Ini sesuai dengan kebijakan Gas dan Rem bapak Presiden,” katanya dalam pesan singkat, Jumat (8/4).

Dia merinci per 2 April 2022, Reproduction Rate di angka 1. Kemudian kasus mingguan menurun yakni 3.671 per hari.

Advertisement

"BOR hanya 8 persen. Indikator-indikator itu menunjukkan bahwa semua kondisi semakin membaik,” ungkapnya.

Selain itu, sambung Abraham, kebijakan pelonggaran mobilitas dan mudik lebaran juga merespon tingginya animo masyarakat untuk mudik. Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil tiga kali survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik terus meningkat.

Advertisement

“Survei pertama pada tanggal 14-28 Februari 2022 menunjukan 55 juta yang akan mudik. Survei kedua pada 9-21 Maret 2022 menunjukkan 79,4 juta yang akan mudik. Survei ketiga pada 22-31 Maret 2022 semakin naik, yakni 85,5 juta orang,” imbuhnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy bersama dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi pusat pemberangkatan arus mudik di DKI Jakarta. Hal itu dilakukan untuk menjamin kesiapan moda transportasi pada masa mudik Lebaran tahun 2022.

“Karena sudah dua tahun tidak mudik, Seperti yang disampaikan Menhub, hasil survei Kemenhub untuk pelaku mudik nanti jumlahnya diperkirakan diatas 80 juta orang. Maka dari itu kita berupaya jauh-jauh hari untuk menyiapkannya,” katanya usai peninjauan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) dan Stasiun Pasar Senen, Kamis (7/4).

Mereka melakukan peninjauan ke bandara dan stasiun. Persiapan dilakukan lantaran tahun ini merupakan mudik pertama setelah dua tahun dilarang karena pandemi.

“Kita harus mempersiapkan sebaik-baiknya aturan mudik, karena masih di dalam masa pandemi. Meskipun kasus sudah menurun tapi waspada kita harus tetap tinggi,” bebernya.

Tidak hanya mengecek seluruh kesiapan transportasi mulai dari prosedur di Bandara maupun Stasiun. Dia juga melakukan pengecekan ke gerai vaksinasi, sehingga terpantau pemberian vaksinasi baik dosis 1 dan 2, serta booster yang menjadi persyaratan perjalanan bagi mereka yang akan mudik.

“Sekaligus juga kondisi pesawat dan keretanya. Kita ingin betul nanti untuk supervisi pemeriksaan terhadap kondisinya harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga jangan sampai ada kejadian yang tidak diharapkan selama mudik. Baik pemberangkatan maupun baliknya,” pungkasnya.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.