LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini alasan Pasar Klewer disebut pasar batik terbesar di Asia

Batik-batik dari Pasar Klewer sudah teruji kualitasnya dan banyak diminati sampai kawasan Asia.

2014-12-29 08:48:00
Pasar Klewer Terbakar
Advertisement

Pasar Klewer, yang berada di Jalan dr Radjiman, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (27/12) malam terbakar. Pasar yang letaknya bersebelahan dengan Keraton Surakarta ini juga merupakan pusat perbelanjaan besar kain batik.

Pasar Klewer tidak hanya sebagai pusat perekonomian, tetapi juga tujuan wisata dan simbol Kota Surakarta. Bagi para pelancong kurang afdol rasanya jika ke Solo tak mampir ke sana.

Kapolresta Solo, Kombes Iriansyah, menduga kebakaran yang terjadi di Pasar Klewer disebabkan adanya korsleting listrik di salah satu kios lantai 2. Kesimpulan tersebut diperoleh setelah pihaknya mendengarkan keterangan beberapa saksi.

"Berdasarkan keterangan beberapa saksi, mereka mengatakan ada korsleting listrik di lantai 2. Api mulai muncul pukul 19.45 WIB, di salah satu kios lantai 2," ujar Iriansyah saat ditemui merdeka.com di lokasi kejadian, Minggu (28/12).

Tak banyak yang tahu jika pasar kebanggaan wong Solo itu sebenarnya merupakan pasar yang sangat besar. Bahkan sampai ke Asia sekalipun. Berikut alasan-alasan Pasar Klewer bisa sampai disebut pasar batik terbesar di Asia seperti dirangkum merdeka.com, Senin (29/12) pagi:

Harga satuan batik jutaan rupiah

Batik dari Pasar Klewer banyak diburu oleh masyarakat. Sehingga keuntungan yang didapat oleh penjual per hari bisa mencapai puluhan juta rupiah. Tidak hanya batik, berbagai jenis pakaian juga tersedia di pasar ini.

Rata-rata total stok per kios di Pasar Klewer ini jika dirupiahkan mencapai Rp 500 juta hingga bisa di atas satu miliar. Beberapa kios yang menjual batik halus harga satuannya bisa mencapai jutaan rupiah.

Batik dari Pasar Klewer memang banyak diburu oleh masyarakat. Sehingga keuntungan yang didapat oleh penjual perhari bisa mencapai puluhan juta rupiah. Tidak hanya batik, berbagai jenis pakaian juga tersedia di pasar ini.

Advertisement

Stok batik per kios Rp 500 juta sampai Rp 1 miliar

Rata-rata total stok per kios di Pasar Klewer ini jika dirupiahkan bisa mencapai Rp 500 juta hingga bisa di atas Rp 1 miliar. Beberapa kios yang menjual batik halus harga satuannya bisa mencapai jutaan rupiah.

Di dalam pasar juga terdapat banyak kios emas, permata, sutra serta sejumlah barang mahal lainnya.

Jumlah kerugian dalam kebakaran kemarin berasal dari nilai dagangan yang dimiliki oleh ribuan pemilik kios dan los di pusat perdagangan tekstil dan garmen terbesar di Jawa Tengah itu.

Advertisement

Omzet kios batik sehari bisa mencapai miliaran rupiah

Menurut Agus Tri, salah satu pedagang di Pasar Klewer yang terbakar, terdapat sekitar seribu kios. Satu kios, kata dia bisa berisi kain dan baju batik senilai Rp 100-an juta.

Mereka memperkirakan total barang dagangan yang ada dalam pasar itu dari semua pedagang yang ada, bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Selain barang dagangan, menurut mereka para pedagang biasanya juga masih meninggalkan sebagian uang hasil penjualan di dalam pasar.

Nominal uang yang ditinggalkan, kata Agus bisa mencapai puluhan juta rupiah. Uang tersebut merupakan hasil penjualan yang akan disetorkan atau digunakan untuk membeli barang baru.

Tak hanya pertokoan toko baju dan kain, di dalam Pasar Klewer juga terdapat usaha lain seperti toko emas serta kantor kas pembantu sejumlah bank negeri dan swasta.

Himpunan pedagang klaim kerugian capai triliunan

Terbakarnya Pasar Klewer, Solo menyisakan duka mendalam di kalangan ribuan pedagang. Pasalnya, omset di pasar peninggalan Raja Keraton Surakarta, Paku Buwono X tersebut tiap pedagang mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

"Kerugiannya bisa puluhan triliun mas. Saya kan tahu berapa jumlah dagangan anggota saya. Kami akan segera menyusun data jumlah kerugian secepatnya," ujar Ketua Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Kusbani, Minggu (27/12).

Terkait penyebab kebakaran, Kusbandi menduga berasal dari puntung rokok atau korsleting listrik. Ia menyerahkan hal tersebut kepada yang berwajib.

"Pedagang di sini banyak yang merokok mas. Sebenarnya saya sudah berulang kali mengingatkan, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tapi mereka nekat," pungkasnya.

(mdk/gib)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.