LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini 5 daerah dengan upaya penghapusan pekerja anak terbaik

Kelima daerah tersebut adalah Kabupaten Gianyar (Bali), Kutai Kertanegara (Kalimantan Timur), Banyuwangi (Jawa Timur), Temanggung (Jawa Tengah) dan Bantaeng (Sulawesi Selatan).

2017-06-13 16:01:00
Kemnaker
Advertisement

Kementerian Ketenagakerjaan memberikan penghargaan kepada lima pemerintah daerah sebagai pelaksana terbaik upaya pencegahan dan penghapusan pekerja anak. Kelima daerah tersebut adalah Kabupaten Gianyar (Bali), Kutai Kertanegara (Kalimantan Timur), Banyuwangi (Jawa Timur), Temanggung (Jawa Tengah) dan Bantaeng (Sulawesi Selatan).

Penghargaan diberikan pada acara Kampanye Indonesia Bebas Pekerja Anak (KIBPA) yang digelar dalam rangka memperingati Bulan Menentang Pekerja Anak Nasional setiap bulan Juni sekaligus memperingati Hari Dunia Menentang Pekerja Anak yang diperingati tiap 12 Juni. Rangkaian acara kampanye dan penghargaan dilaksanakan di halaman kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Senin, 12 Juni 2017.

"Penghargaan ini diharapkan memotivasi kelima daerah untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan penghapusan pekerja anak, sekaligus menginspirasi daerah lain untuk mulai serius mengupayakan penghapusan pekerjaan anak," kata Pelaksanaan Harian (PLH) Sekretaris Jenderal Kemnaker Sugiarto Sumas yang membacakan sambutan tertulis Menaker M Hanif Dhakiri yang berhalangan hadir karena tengah mengikuti Konferensi ILO di Jenewa.

Penghargaan ini diharapkan memberikan motivasi kepada semua pemerintah daerah dalam membangun komitmen bersama agar penanggulangan pekerja anak dijadikan prioritas utama dan dimasukkan dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) di tiap-tiap Kabupaten/Kota.

Pemberian penghargaan kepada lima daerah tersebut mengacu pada penilaian yang dilakukan oleh Tim Penilai dari Direktorat Pengawasan Norma Kerja Perempuan dan Anak (PNKPA) Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (PPK dan K3) dengan melakukan uji petik pendataan dan penilaian kepada dinas yang membidangi Ketenagakerjaan di Kabupaten/Kota yang melaksanakan program Pengurangan Pekerja Anak.

Hasil pendataan dan penilaian menjadi dasar dalam menentukan pelaksana terbaik Kabupaten/Kota dalam upaya Pencegahan dan Penghapusan Pekerja Anak. Adapun Mekanisme pendataan dan penilaian merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) dan data dari sumber-sumber lain terkait penghapusan pekerja anak, juga merujuk pada segala program dan kegiatan daerah selama periode Juli 2015 – Juni 2016.

Dari hasil penilaian, Kabupaten Gianyar memperoleh total nilai 58, Kabupaten Kutai Kertanegara total nilai 57,5. Kabupaten Banyuwangi dengan total nilai 56,5. Kabupaten Temanggung dengan total nilai 56 dan Kabupaten Bantaeng sebagai mengantongi total nilai 55,5.

Penghargaan diterima langsung Bupati Gianyar AA Gde Agung Bharata, Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari, Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno, Sekda Bantaeng Abdul Wahab dan Kadisnaker Banyuwangi, Alas Suderajat.

Hadir juga dalam kesempatan ini, Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Maruli A Hasoloan, Plh Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Sugiarto Sumas, Direktur PNKPK Amri AK, Direktur JARAK Ahmad Marzuki Deputy Director ILO Michiko Miyamoto, APSI Mashudi, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.