LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ingin temui tersangka, korban Hannien Tour kembali geruduk Polresta Surakarta

Ingin temui tersangka, korban Hannien Tour kembali geruduk Polresta Surakarta. Pihak biro umroh telah menjanjikan pengembalian uang pada bulan Juli lalu. Namun hingga akhir tahun, janji tersebut tak dipenuhi.

2018-01-02 13:40:56
Penipuan umrah
Advertisement

Puluhan korban penipuan dan penggelapan biro perjalanan umroh, Hannien Tour Solo kembali mendatangi Mapolresta Surakarta, Selasa (2/1). Belasan korban tiba di Satreskrim Polresta Surakarta sekitar pukul 10.00 WIB, tak lama kemudian sejumlah korban lainnya menyusul.

Salah satu nasabah, Subarjunanto (35) mengaku bersama sejumlah kerabat menjadi korban penipuan Hannien Tour. Pihak biro umroh telah menjanjikan pengembalian uang pada bulan Juli lalu. Namun hingga akhir tahun, janji tersebut tak dipenuhi.

"Kami mau minta uang kami balik. Mereka sudah memberikan jaminan, 3 bulan dari hari kami minta akan dikembalikan. Jadi bulan Juli itu seharusnya sudah dikembalikan, tapi sampai sekarang belum dikembalikan," ujar warga Gesi, Kabupaten Sragen, ini saat ditemui di Mapolresta Surakarta.

Advertisement

Kedatangannya ke Mapolresta, lanjut Subarjunanto, ingin bertemu para tersangka di sel tahanan. Yakni FR (45) sebagai Direktur dan AV (50) yang merupakan Bendahara Hannien Tour. Mereka akan meminta kepastian kepada kedua tersangka terkait pengembalian uang.

"Saya ikut program promo, sekitar Rp 18,3 juta bersama 11 orang lainnya. Saya dulu lewat marketing temen saya juga. Beberapa teman saya sudah ada yang berangkat," ujarnya.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi mengemukakan kedatangan para korban ingin memastikan jika para tersangka sudah dilakukan penahanan. Para korban juga ingin menemui tersangka.

Advertisement

"Para korban ini ingin menanyakan kepada tersangka, kira-kira mereka ini akan diberangkatkan atau uangnya dikembalikan. Semua sudah kita jawab, posisi para tersangka saat ini juga belum bisa melakukan penyelesaian," kata Agus.

Agus menerangkan, saat ini polisi sedang mencari aset para tersangka. Apabila diketemukan, akan dijadikan barang bukti di persidangan.

Kepada penyidik, para korban mengaku mempunyai aset uang sebesar Rp 5 miliar yang saat ini masih berada di salah satu maskapai Indonesia. Agus berjanji, minggu ini masalah aset Hannien Tour akan dituntaskan.

"Asetnya masih kita kejar, kalau sudah disidangkan, hakim yang nanti akan membagi kepada para korban," tandasnya.

Agus menambahkan, jumlah seluruh korban Hannien Tour di Solo hingga saat ini mencapai sekitar 400 orang. Namun dari jumlah tersebut tidak semua melaporkan ke polisi.

Baca juga:
Kementerian Agama cabut izin biro perjalanan umrah Hannien Tour
Polresta Surakarta bongkar kasus penipuan umrah dengan korban 1.800 jemaah
First Travel, kasus penipuan paling menghebohkan di 2017
Tipu calon jemaah umroh dengan tiket palsu, Manager Travel ini diringkus
Tipu ratusan jemaah umrah, bos Hanien Tour Solo ditangkap polisi

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.