LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Indonesia Terima 6,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Sebanyak 1.263.600 dosis di antaranya vaksin Pfizer, 1.336.200 dosis AstraZeneca, dan 4.000.000 dosis Sinovac.

2021-10-29 18:29:03
Ingat Pesan Ibu
Advertisement

Indonesia menerima 6.599.800 dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi yang diperoleh melalui skema pembelian langsung. Sebanyak 1.263.600 dosis di antaranya vaksin Pfizer, 1.336.200 dosis AstraZeneca, dan 4.000.000 dosis Sinovac.

"Dengan kedatangan vaksin hari ini, maka jumlah total vaksin yang telah hadir di Indonesia baik dalam bentuk jadi maupun bahan baku adalah 312.335.760 dosis," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, Jumat (29/10).

Vaksin ini akan langsung didistribusikan ke berbagai wilayah. Seperti ke Dinkes Banten, Dinkes Bengkulu, Dinkes Nusa Tenggara Barat, dan Dinkes Lampung, Dinkes Jawa Tengah, dan Dinkes Jawa Timur.

Advertisement

"Pasokan vaksin Covid-19 terus berdatangan seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah. Vaksin sudah tersedia, jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda vaksinasi. Hal ini juga menjadi langkah antisipasi kita menghadapi gelombang ketiga Covid-19, meski tentu saja kita berharap tidak terjadi di Indonesia," ujarnya.

Nadia menyebut, vaksin merupakan perlindungan utama bagi masyarakat Indonesia dari Covid-19. Dengan menerima vaksin, masyarakat mendapatkan perlindungan lebih sehingga lebih terhindar dari risiko sakit berat dan akibat buruk lainnya apabila terjangkit Covid-19.

"Kita berharap herd immunity atau kekebalan komunal segera terbangun, karena itu pemerintah menargetkan 208 juta penduduk untuk segera mendapatkan vaksinasi," ucapnya.

Advertisement

Dia menambahkan, saat ini pemerintah terus mengupayakan peningkatan vaksinasi bagi kelompok remaja dan lansia. Sejumlah upaya dilakukan, mulai dari memberikan sejumlah kemudahan dan strategi jemput bola, hingga meningkatkan edukasi dan sosialisasi, khususnya bagi lansia.

Nadia mengungkapkan, berdasarkan riset salah satu penyebab lambatnya capaian vaksinasi pada lansia adalah masih banyaknya warga yang belum mendapatkan informasi tepat atau disinformasi. Hal ini membuat banyak warga yang belum yakin terhadap fungsi dan manfaat vaksinasi.

"Karena itu, edukasi dan sosialisasi terus kita gencarkan. Peran aktif pihak keluarga dan masyarakat sekitar sangat diharapkan dalam bantu mendorong pelaksanaan vaksinasi lansia ini," tuturnya.

Sejalan dengan vaksinasi, Nadia mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Dia mengingatkan pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Komitmen, upaya, dan kerja sama kita semua merupakan kunci untuk menangani pandemi ini hingga tuntas. Ayo segera vaksinasi dan tetap jaga protokol kesehatan," pungkasnya.

Baca juga:
Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Bawa Kartu Vaksin dan Surat Negatif Corona
Vaksinasi Covid-19 untuk Warga dan Komunitas Pemulung di Bantar Gebang
Pemohon SIM di Tasik Belum Divaksin akan Diarahkan ke Gerai Vaksinasi Polres
Polantas Tewas Ditabrak Sopir Truk Bertugas Kawal Vaksinasi Merdeka ke Bekasi
Sebelumnya Sepi Peminat, Vaksinasi di Pasar Tulungagung Jadi Ramai karena Ini
Puluhan WNA Pengungsi di Semarang Jalani Vaksinasi Covid-19

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.