Indonesia-Jerman luncurkan Jakarta Declaration
Deklarasi ini dibentuk karena hubungan erat antara kedua negara yang sudah berjalan selama 60 tahun.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Kanselir Jerman Angela Merkel meluncurkan Jakarta Declaration di Istana Merdeka, Selasa (10/7). Deklarasi ini dibentuk karena hubungan erat antara kedua negara yang sudah berjalan selama 60 tahun.
Melalui deklarasi ini, kedua negara sepakat untuk saling berbagi kerjasama dalam melaksanakan agenda global dan membangun kerjasama bilateral yang saling menguntungkan.
Sebagai negara pendiri Asean dan Uni Eropa, Indonesia dan Jerman selalu mempromosikan nilai-nilai dan konsisten mendukung keterbukaan di masyarakat dan perekonomian.
"Kami melihat bahwa Indonesia sekarang ekonominya sangat kuat. Kami melihat ada banyak peluang kerjasama ekonomi di antara kita yang bisa ditingkatkan dan saya yakin ke depan bisa semakin berkembang," ujar Merkel kepada SBY saat melakukan pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Selasa (10/7).
Beberapa kerjasama yang dilakukan melalui deklarasi ini antara lain di bidang politik, pertahanan dan keamanan, bidang perdagangan, investasi dan pengembangan, bidang kesehatan, bidang pendidikan, sosial dan budaya, bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, dan terakhir bidang lingkungan hidup.
"Kami menawarkan pengalaman dalam bidang infrastruktur tapi juga hal-hal lainnya. Saya harap ini bisa berkesinambungan," pungkasnya.(mdk/ren)