Imigrasi dalami 2 paspor WNI yang ditemukan militer di Marawi
Sompie mengaku sulit memprediksi proses masuknya WNI yang saat ini berada di Kota Marawi. Karena dengan adanya kebijakan bebas visa kunjungan juga memudahkan lalu lalang warga sesama ASEAN.
Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F. Sompie menyebutkan tengah mendalami dua paspor Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditemukan militer Filipina di kota Marawi. Sompie mengatakan kedua paspor itu diterbitkan di Bandung.
"Kita sudah mendalaminya. Diterbitkan di Bandung. Sampai saat ini kita belum dapat data lebih rinci hasil penyelidikan," kata Sompie di kantor Imigrasi, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan , Rabu (5/7).
Sompie mengaku sulit memprediksi proses masuknya WNI yang saat ini berada di Kota Marawi. Karena dengan adanya kebijakan bebas visa kunjungan juga memudahkan lalu lalang warga sesama ASEAN.
"Dari jalur Manado ke Filipina misalnya, tadinya penerbangan tidak ada, sekarang sedang diupayakan ada penerbangan Manado-Filipina, begitu pula Jakarta-Filipina," kata Ronny.
Saat ini Imigrasi harus mencocokkan data dan paspor WNI yang berada di Filipina.
"Kalau memang data lengkap, nanti kita sampaikan," ucap Ronny.(mdk/ded)