Imbas Covid-19, Kereta Bandara di Medan Hentikan Operasi
Pandemi virus corona baru (Covid-19) terus berdampak pada dunia transportasi.
Pandemi virus corona baru (Covid-19) terus berdampak pada dunia transportasi. Salah satu imbasnya, PT Railink memutuskan untuk menghentikan sementara operasional kereta api Bandara Kualanamu-Kota Medan.
Penghentian operasional itu berlaku mulai hari ini, Minggu (12/4) hingga 31 Mei 2020. Keputusan ini disampaikan Plt Direktur Utama PT Railink, Mukti Jauhari dalam siaran persnya, Minggu (12/4). Kebijakan ini juga disampaikan pada akun resmi Railink di Instagram @kabandararailink.
Penghentian operasional ini bukan hanya pada kereta api Bandara Kualanamu, tetapi juga pada kereta Bandara Soekarno-Hatta.
"PT Railink akan berhenti beroperasi sementara hingga Mei 2020 dan ini akan terus dievaluasi," sebut Mukti.
Bagi calon penumpang kereta bandara yang sudah terlanjur membeli tiket, tidak perlu khawatir. Mukti mengatakan, pihaknya akan mengembalikan 100 persen uang pembelian tiket.
Penghentian sementara operasional ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19. Keputusan itu juga untuk mendukung penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, termasuk mengurangi mobilitas massa dengan jumlah besar dalam aktivitas sehari-hari.
"PT Railink akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi yang diperlukan untuk memulai layanan kembali KA Bandara nantinya saat situasi mulai membaik," pungkas Mukti.
Baca juga:
Februari 2020, Jumlah Penumpang Kereta Turun Tertekan Anjloknya Pengguna KRL
28 Perjalan Kereta dari Jakarta Dibatalkan untuk Cegah Corona, Simak Daftarnya
KAI Batalkan 28 Perjalanan Kereta Mulai 1 April hingga 1 Mei 2020
Penumpang Menumpuk, Penyesuaian Jadwal KRL Dibatalkan
Mulai Besok, KRL Hanya Beroperasi dari Pukul 06.00 Hingga 20.00 WIB
KAI Larang Calon Penumpang dengan Suhu Tubuh Tinggi Naik Kereta